Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Pemerintah mencatat sebanyak 2.304.297 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 200.000 UMKM merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) per 9 Desember 2025.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, tahap rekonstruksi dan pemulihan ekonomi bagi para pelaku usaha terdampak bencana akan dimulai pada 9 Januari 2026.
Baca Juga:
Pemulihan dilakukan melalui delapan Klinik UMKM Bangkit yang disiapkan di Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, Medan, dan Padang.
"Kami mulai melakukan aktivasi pasar serta bergotong royong membersihkan warung dan toko di seluruh wilayah terdampak.
Tujuannya agar perekonomian masyarakat kembali bergerak," kata Maman, Kamis (8/1/2026).
Maman menambahkan, pemerintah akan melakukan pemantauan dan pemetaan UMKM terdampak secara menyeluruh, bekerja sama dengan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.
Selain itu, relaksasi kredit bagi pelaku UMKM terdampak juga akan diberikan sesuai hasil pemetaan bersama bank penyalur dan lembaga penjamin KUR.
"Pemulihan UMKM ini ibarat sirkulasi darah dalam tubuh. UMKM harus mendapat layanan agar bisa kembali berproduksi. Setelah itu, kami bantu pemasarannya dan mendorong masyarakat membeli produk UMKM, sehingga ekonomi daerah kembali bergerak," ujarnya.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi lokal dan menjaga ketahanan sektor UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian di wilayah terdampak.*
(d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.