Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN- Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan 49 ton beras bantuan pangan kepada 1.656 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Selasa (22/9/2026).
Pimpinan Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut telah memasuki hari keempat. Setiap KPM yang terdaftar mendapatkan 30 kilogram beras kualitas medium yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
"Proses penyaluran dipastikan berjalan ketat dan tepat sasaran, karena seluruh masyarakat wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) agar sesuai dengan alamat dan identitas yang terdata dari pusat, bukan berdasarkan data internal Bulog," kata Budi.
Baca Juga:
Menurut Budi, bantuan pangan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kelompok ekonomi bawah yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Data penerima mengacu pada basis data tunggal sosial ekonomi nasional yang dirilis pemerintah.
Bulog Sumut mencatat penyaluran bantuan pangan di Kota Medan telah mencapai 71,36 persen dari total alokasi sekitar 6.000 ton beras.
Bulog menargetkan seluruh pasokan bantuan dapat dikirim ke titik pembagian di tingkat kelurahan paling lambat 25 September 2026. Dengan target tersebut, seluruh KPM di Kota Medan diharapkan menerima bantuan paling lambat 28 September 2026.
Dalam proses distribusi, Bulog masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi geografis dan cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi penyaluran bantuan pangan.
"Masih ada kendala di lapangan, terutama kondisi geografis dan cuaca ekstrem. Curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Ditambah lagi gelombang laut yang tinggi, sehingga distribusi ke daerah kepulauan terluar seperti Nias terkendala," ujar Budi.
Sementara itu, penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima. Salah seorang KPM, Masiyah (70), mengaku bantuan beras dari pemerintah cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak sama pemerintah yang tahu rakyat susah. Berasnya lumayan enak, biasanya saya campur sedikit daun pandan biar wangi. Kondisi ekonomi saat sekarang, bantuan ini rasanya seperti dapat rezeki nomplok," tutur Masiyah.* (mi/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.