BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Warga Desa Indrayaman Resah, Peredaran Narkoba Diduga Libatkan Oknum Polisi

BITVonline.com - Senin, 18 November 2024 04:53 WIB
Warga Desa Indrayaman Resah, Peredaran Narkoba Diduga Libatkan Oknum Polisi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Talawi, Kabupaten Batubara – Jalan Indrayaman, sebuah kawasan di Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, kini menjadi titik keresahan bagi warganya. Peredaran narkoba yang semakin bebas dan terang-terangan memicu ketakutan serta kekecewaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Salah satu warga yang berani angkat suara, seorang pria berinisial( I), menghubungi wartawan BITV pada 15 November 2024 melalui sambungan telepon selular. Dalam perbincangan tersebut, ia mengungkapkan tuduhan mengejutkan: seorang oknum polisi dari Polres Batubara berinisial (M )diduga kuat terlibat dalam peredaran narkoba di desa mereka.

Menurut I, barang haram tersebut didistribusikan melalui seorang warga setempat berinisial( S). Namun, cara kerja(S) dianggap lebih cerdik. Alih-alih menjual langsung kepada masyarakat, ia disebut-sebut membentuk jaringan kecil yang terdiri dari anak buah untuk melakukan transaksi secara tersembunyi.

“Dia tidak pernah menjual sendiri. Dia punya anak buah yang bekerja untuknya,” ujar( I).

Transaksi di Sungai, Operasi yang Diduga Bocor

Saat ditanya soal lokasi transaksi, (I) dengan yakin menyebut bahwa aktivitas jual beli narkoba kerap dilakukan di atas sampan di sungai. “Mereka biasanya beroperasi di sungai. Siang dan malam nonstop , kegiatan mereka terus berjalan,” ungkapnya.

Namun, yang membuat warga semakin geram adalah hasil operasi kepolisian yang dinilai tidak efektif. Meski beberapa kali aparat berhasil mengamankan barang bukti, pelaku utama selalu lolos.

“Kenapa pelaku tidak pernah tertangkap? Apakah operasi ini sudah bocor sebelumnya? Atau memang hanya pencitraan semata?” tanya( I) penuh kecurigaan.

Ia menambahkan bahwa peredaran narkoba di Desa Indrayaman sudah berlangsung cukup lama, tetapi belum ada tindakan tegas yang benar-benar menghentikan aktivitas tersebut. “Kalau begini terus, bagaimana nasib generasi muda? Mereka akan hancur karena narkoba,” imbuhnya dengan nada prihatin.

Kepala Lingkungan Pasrah

Saat wartawan BITV mencoba menggali tanggapan dari kepala lingkungan, warga menyebut bahwa pejabat tersebut sudah menyerah menghadapi situasi ini. “Kepala lingkungan sudah angkat tangan, pasrah dengan kondisi di sini,” kata( I).

Sikap pasrah kepala lingkungan tersebut semakin menambah keputusasaan warga. Mereka merasa tidak memiliki lagi tempat untuk mengadu selain kepada media dan instansi di tingkat provinsi.

Seruan untuk Kapolda dan BNN Sumut

Melalui wawancara ini, I dan warga lainnya meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut untuk segera turun tangan. “Kami butuh tindakan tegas. Bandar narkoba di Desa Indrayaman harus segera ditangkap. Jangan biarkan masa depan anak-anak kami hancur!” tegasnya.

Harapan ini menjadi sorotan penting bagi pihak berwenang. Keberanian warga seperti I yang bersedia memberikan informasi ini seharusnya menjadi momentum bagi aparat untuk menunjukkan komitmen mereka dalam memberantas narkoba. Kasus ini tidak hanya menjadi ujian bagi Polres Batubara, tetapi juga bagi institusi penegak hukum lainnya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Keberadaan oknum yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba harus diusut tuntas.

Di tengah kegelapan yang menyelimuti Desa Indrayaman, suara warga seperti I adalah lentera kecil yang menyalakan harapan. Namun, tanpa tindakan nyata dari pihak berwenang, lentera itu bisa padam sewaktu-waktu, meninggalkan masyarakat dalam keputusasaan yang lebih dalam.

Kini, semua mata tertuju pada langkah yang akan diambil oleh Kapolda Sumut dan BNN. Apakah mereka akan menjawab harapan warga Desa Indrayaman? Ataukah kasus ini akan berakhir sebagai cerita lama yang tak pernah selesai?

(Red)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru