BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Bursah Zarnubi Sebut Tidak Ada Bupati yang Tidak Korupsi, KPK: Masih Jadi Persoalan Serius

Adam - Rabu, 21 Januari 2026 20:41 WIB
Bursah Zarnubi Sebut Tidak Ada Bupati yang Tidak Korupsi, KPK: Masih Jadi Persoalan Serius
Bupati Pati Sudewo mengunakan rompi tahanan usai terjaring OTT KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (foto: Dery Ridwansah/JawaPos)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi yang melibatkan kepala daerah masih menjadi persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.

Fenomena ini dinilai mencerminkan krisis integritas kepemimpinan publik yang belum teratasi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pernyataan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi yang menyebut "tidak ada bupati yang tidak korupsi" menunjukkan persoalan mendasar dalam kepemimpinan daerah.

Baca Juga:

"KPK kembali mengingatkan bahwa praktik korupsi yang melibatkan kepala daerah masih menjadi persoalan serius. Fenomena ini menunjukkan integritas kepemimpinan publik masih menghadapi tantangan yang tidak ringan," kata Budi dalam keterangan tertulis, Rabu malam, 21 Januari 2026.

Menurut Budi, kepala daerah merupakan pejabat publik yang mendapat mandat langsung dari rakyat melalui proses demokrasi.

Amanah tersebut seharusnya dijaga dengan penuh tanggung jawab, bukan justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan tertentu.

KPK mencatat penyalahgunaan kewenangan kerap menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi.

Praktik tersebut biasanya muncul dalam bentuk kebijakan strategis, mulai dari pengelolaan anggaran, perizinan, pengadaan barang dan jasa, hingga penataan proyek pembangunan daerah.

"Pada titik ini, kekuasaan yang seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat berubah menjadi alat untuk memperkaya diri sendiri," ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah privilese, melainkan tanggung jawab moral dan hukum.

Budi menyatakan KPK akan terus melakukan upaya pencegahan, pendidikan antikorupsi, koordinasi dan supervisi, serta penindakan secara konsisten dan terintegrasi.

Namun, ia menekankan keberhasilan pemberantasan korupsi sangat bergantung pada komitmen integritas kepala daerah itu sendiri.

"Kesadaran bahwa jabatan adalah amanah rakyat harus menjadi landasan utama dalam setiap tindakan dan keputusan," kata dia.

KPK berharap melalui penguatan integritas, kepatuhan terhadap hukum, serta keberanian menolak praktik koruptif, kepala daerah dapat menjadi teladan bagi birokrasi dan masyarakat.

Dengan demikian, kepercayaan publik dapat dipulihkan dan tujuan pembangunan daerah yang berkeadilan dapat terwujud.*


(cn/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Marcella Santoso Ngaku Ditekan Akui Jadi Dalang Aksi ‘Indonesia Gelap’, Jaksa Bantah
Bulog Akan Dilebur ke Bapanas dan Berada Langsung di Bawah Presiden Prabowo
Kejagung dan KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Balik HGU Sugar Group di Lahan TNI AU
Pemerintah Cabut HGU 85 Ribu Hektare Milik Anak Usaha Sugar Group di Lahan TNI AU Lampung
Targetkan 92.000 Siswa, Sumut Gelontorkan Rp43 Miliar untuk Program Sekolah Gratis
Pemprov Aceh Targetkan R3P Rampung Akhir Januari 2026, Dukungan SKALA Jadi Kunci
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru