BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Pedagang Mengaku Dianiaya dan Diintimidasi Aparat: “Saya Tak Berani Jualan Lagi”

Adelia Syafitri - Selasa, 27 Januari 2026 13:07 WIB
Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Pedagang Mengaku Dianiaya dan Diintimidasi Aparat: “Saya Tak Berani Jualan Lagi”
Viral seorang pedagang di intimidasi oleh aparat setelah dituduh menjual es berbahan spons. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menyusul hasil tersebut, dua aparat yang terlibat, Aiptu Ikhwan Mulyadi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa dan Heri, Babinsa Kelurahan Utan Panjang, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang timbul akibat video yang beredar," ujar keduanya dalam video klarifikasi.

Mereka menyatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan warga terkait dugaan peredaran makanan berbahaya.

Namun, aparat mengakui telah menarik kesimpulan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari instansi berwenang seperti Dinas Kesehatan atau laboratorium forensik.

"Kami seharusnya melakukan klarifikasi dan verifikasi terlebih dahulu," kata mereka.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan pendekatan aparat dalam menangani laporan masyarakat, khususnya yang menyangkut pedagang kecil.

Sejumlah pihak mendesak agar peristiwa tersebut diusut tuntas dan menjadi evaluasi serius agar tindakan serupa tidak terulang.*


(kp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengutipan Retribusi Parkir Pasar Bakaran Batu Dihentikan, Pemkab Janjikan Penataan Lebih Baik
Sosialisasi KUHP Nasional di Bali, Kanwil Kemenkum Tekankan Hukum Pidana Berkeadilan
Bhabinkamtibmas Amankan Upacara Bulan Pitung Dine di Banjar Kehen Denpasar
Selidiki Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Panggil Reza Arap dan Teman-Teman Hari Ini
Pengacara Dianiaya Polisi di Polrestabes Medan, LBH Medan Desak Kapolda Sumut Bertanggung Jawab
Keluarga Tolak Lula Lahfah Diautopsi, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru