Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di 13 Titik, Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Izin
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
SURABAYA -Kasus saling ejek antara dua siswa dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya dan SMA Cinta Hati, Surabaya, berbuntut panjang setelah salah satu orangtua siswa, Ivan Sugianto, melakukan tindakan yang menuai kecaman publik. Pada 21 Oktober 2024 lalu, Ivan mendatangi sekolah tempat anaknya, EMS, belajar setelah merasa tidak terima dengan ejekan yang diterima anaknya dari siswa bernama EN.
Dalam pertemuan tersebut, Ivan diduga memaksa EN untuk meminta maaf dengan cara yang tidak pantas. Ia meminta EN untuk sujud di hadapannya sambil menggonggong seperti anjing. Aksi ini memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak setelah video insiden tersebut viral di media sosial pada Senin, 11 November 2024, melalui unggahan akun X @PaltiWest2024.
Aksi Ivan ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Banyak warganet yang mengkritik keras tindakan arogan tersebut, bahkan tidak sedikit yang menyeret kehidupan pribadi Ivan Sugianto, yang dikenal sebagai seorang pengusaha asal Surabaya. Insiden ini memicu kegaduhan di masyarakat, terutama terkait dengan sikap kekerasan dan penghinaan terhadap EN.
Permintaan Maaf Ivan Sugianto
Setelah viralnya video tersebut, Ivan Sugianto akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maaf yang disampaikan melalui unggahan akun Instagram @infokomando.official pada Kamis, 14 November 2024. Dalam unggahannya, Ivan menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya dan mengakui kesalahannya.
“Saya Ivan Sugianto, sebagai orangtua EMS, ingin meminta maaf sebesar-besarnya, dan saya benar-benar menyesal atas perbuatan dan kegaduhan yang terjadi,” ungkap Ivan dalam pernyataannya.
Ivan juga menyampaikan permintaan maaf khusus kepada SMA Gloria 2, terutama kepada EN dan kedua orang tuanya. Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas tindakan arogan yang telah dilakukannya. “Permintaan maaf ini saya sampaikan kepada SMA Gloria 2, terutama kepada EN dan kedua orang tuanya, serta saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan dan arogansi yang telah saya perbuat,” tambahnya.
Ivan mengungkapkan bahwa setelah videonya viral, ia memilih untuk berdiam diri selama beberapa hari untuk merenung dan introspeksi diri atas apa yang telah ia lakukan terhadap EN. “Saya sadar hal ini salah. Oleh karena itu, saya akan segera menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum,” tegas Ivan.
Sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas tindakannya, Ivan menyatakan akan segera melaporkan dirinya ke pihak berwajib di Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum terkait tindakannya yang tidak pantas. “Saya akan segera menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya, saya berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama warga Surabaya, saya berharap bisa mengampuni saya,” ucapnya.
Sambil menangis, Ivan juga meminta maaf kepada keluarganya, terutama istri dan anaknya, yang kini terimbas malu akibat perbuatannya. “Untuk istri dan anak saya, bapak minta maaf atas perbuatan yang sudah bapak perbuat dan bikin kalian malu,” ujar Ivan dengan penuh penyesalan.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya mengedepankan etika dan empati dalam menyelesaikan konflik, serta pentingnya menghormati sesama, baik di dunia maya maupun dunia nyata.
(N/014)
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL
BANDUNG Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap kronologi lengkap kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang dialami perempuan berinis
HUKUM DAN KRIMINAL