Di Tengah Duka Gempa NTT, Bocah Pengungsi Nagekeo Bikin Prabowo Tertawa lewat Yel 'Oke Gas
NAGEKEO Momen Momensantai terjadi saat Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian korban gempa Magnitudo 7,7 di Lapangan Berd
NASIONAL
SURABAYA -Kasus saling ejek antara dua siswa dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya dan SMA Cinta Hati, Surabaya, berbuntut panjang setelah salah satu orangtua siswa, Ivan Sugianto, melakukan tindakan yang menuai kecaman publik. Pada 21 Oktober 2024 lalu, Ivan mendatangi sekolah tempat anaknya, EMS, belajar setelah merasa tidak terima dengan ejekan yang diterima anaknya dari siswa bernama EN.
Dalam pertemuan tersebut, Ivan diduga memaksa EN untuk meminta maaf dengan cara yang tidak pantas. Ia meminta EN untuk sujud di hadapannya sambil menggonggong seperti anjing. Aksi ini memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak setelah video insiden tersebut viral di media sosial pada Senin, 11 November 2024, melalui unggahan akun X @PaltiWest2024.
Aksi Ivan ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Banyak warganet yang mengkritik keras tindakan arogan tersebut, bahkan tidak sedikit yang menyeret kehidupan pribadi Ivan Sugianto, yang dikenal sebagai seorang pengusaha asal Surabaya. Insiden ini memicu kegaduhan di masyarakat, terutama terkait dengan sikap kekerasan dan penghinaan terhadap EN.
Permintaan Maaf Ivan Sugianto
Setelah viralnya video tersebut, Ivan Sugianto akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maaf yang disampaikan melalui unggahan akun Instagram @infokomando.official pada Kamis, 14 November 2024. Dalam unggahannya, Ivan menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya dan mengakui kesalahannya.
“Saya Ivan Sugianto, sebagai orangtua EMS, ingin meminta maaf sebesar-besarnya, dan saya benar-benar menyesal atas perbuatan dan kegaduhan yang terjadi,” ungkap Ivan dalam pernyataannya.
Ivan juga menyampaikan permintaan maaf khusus kepada SMA Gloria 2, terutama kepada EN dan kedua orang tuanya. Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas tindakan arogan yang telah dilakukannya. “Permintaan maaf ini saya sampaikan kepada SMA Gloria 2, terutama kepada EN dan kedua orang tuanya, serta saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan dan arogansi yang telah saya perbuat,” tambahnya.
Ivan mengungkapkan bahwa setelah videonya viral, ia memilih untuk berdiam diri selama beberapa hari untuk merenung dan introspeksi diri atas apa yang telah ia lakukan terhadap EN. “Saya sadar hal ini salah. Oleh karena itu, saya akan segera menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum,” tegas Ivan.
Sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas tindakannya, Ivan menyatakan akan segera melaporkan dirinya ke pihak berwajib di Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum terkait tindakannya yang tidak pantas. “Saya akan segera menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya, saya berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama warga Surabaya, saya berharap bisa mengampuni saya,” ucapnya.
Sambil menangis, Ivan juga meminta maaf kepada keluarganya, terutama istri dan anaknya, yang kini terimbas malu akibat perbuatannya. “Untuk istri dan anak saya, bapak minta maaf atas perbuatan yang sudah bapak perbuat dan bikin kalian malu,” ujar Ivan dengan penuh penyesalan.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya mengedepankan etika dan empati dalam menyelesaikan konflik, serta pentingnya menghormati sesama, baik di dunia maya maupun dunia nyata.
(N/014)
NAGEKEO Momen Momensantai terjadi saat Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian korban gempa Magnitudo 7,7 di Lapangan Berd
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa kepada warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kehilangan anggota keluar
NASIONAL
JAKARTA Meta mengungkap penyebab sejumlah akun WhatsApp pengguna di Indonesia mengalami pemblokiran massal. Perusahaan induk WhatsApp itu
NASIONAL
JAKARTA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap salah satu temuan dalam investigasi kecelakaan kereta rel listrik (KRL)
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR siap menerima aspirasi masyarakat yang akan disampaikan melalui aksi demonstrasi pada Ka
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus menangani dampak gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pra
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan berbagai persoalan dalam pengelolaan program Makan Bergizi G
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh perangkat kewilayahan mempercepat pendataan dan pendaftaran warga ke Portal
PEMERINTAHAN
BATUBARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batubara memastikan akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan Dana Transfer
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tingkat Provinsi Aceh untuk mematang
PARIWISATA