Suasana di sekitar Hotel JW Marriott Medan ricuh yang melibatkan simpatisan Partai Golkar saat pelaksanaan Musda XI Golkar Sumatera Utara, Minggu (1/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Kami mendorong aparat hukum mengusut insiden tersebut. Namun perlu ditegaskan, kejadian itu sama sekali tidak mempengaruhi jalannya Musda," tegas Ketua Steering Committee Musda XI Syamsul Qamar dalam konferensi pers di Kantor DPD GolkarSumut, Jalan Wahid Hasyim Medan, Selasa (3/2).
Menurut Syamsul, pelaksanaan Musda XI di dalam ruangan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh tahapan forum, termasuk pemilihan ketua DPD, berlangsung sesuai mekanisme organisasi.
Andar Amin Harahap terpilih sebagai ketua DPD GolkarSumut, dan ucapan selamat datang dari Ketua DPP PartaiGolkar Bahlil Lahadalia dan anggota DPR RI Musa Rajekshah.
Ketua Panitia Musda XI, Zulchairi Pahlawan, menambahkan bahwa panitia telah mengantongi Surat Tanda Terima (STT) Laporan Kegiatan, sehingga pengamanan di luar forum merupakan kewenangan aparat.
Ia menegaskan, situasi di dalam forum tetap aman dan terkendali selama Musda berlangsung.
Selain pemilihan ketua, Musda XI juga membahas program strategis dan arah kebijakan PartaiGolkarSumut ke depan.
Partai menyatakan dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Pemerintah Provinsi Sumut di bawah Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya.
GolkarSumut juga mendukung program prioritas pemerintah, seperti pendidikan gratis, Universal Health Coverage (UHC), pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, dan percepatan transformasi digital pelayanan publik.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut, Aswin Parinduri, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI. Ia menekankan bahwa pemilihan ketua hanya sebagian kecil dari keseluruhan agenda.
"Yang terpenting adalah lahirnya pokok-pokok pikiran dan pandangan politik strategis untuk memperkuat Golkar di Sumatera Utara," katanya.
Syamsul Qamar menambahkan, seluruh kader GolkarSumut diimbau menjaga soliditas dan tidak terpancing isu yang berpotensi memecah belah partai.
"Yang ada sekarang adalah kewajiban bersama membesarkan Golkar dan mempersiapkan kemenangan politik ke depan," pungkasnya.*