Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
JAKARTA – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dugaan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sempat viral terkait kasus penganiayaan di Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, hanyalah kesalahpahaman.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (3/2/2026).
Menurut Budi, kasus ini muncul karena penggunaan kertas bekas saat penyidik menyiapkan berita acara interogasi.Baca Juga:
"Penyidik menyiapkan BAP di kertas bekas untuk dilakukan koreksi. Setelah dikoreksi, informasi akan dituangkan ke kertas yang sudah dipersiapkan. Semua langkah ini disepakati oleh terlapor," jelas Budi di Mapolda Metro Jaya.
Budi menambahkan, dokumen yang sempat viral itu memang ada, namun tidak ada "BAP bolak-balik" seperti yang beredar di media sosial.
"Jadi sudah kesepakatan satu sisi, dan ini semua adalah perkara penganiayaan, bukan narkoba," ujarnya.
Lebih lanjut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) telah memeriksa penyidik yang terlibat, termasuk Kanit, dan memberikan sanksi disiplin terkait kelalaian penggunaan kertas bekas yang berisi catatan kasus narkotika sebelumnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri juga mengingatkan seluruh jajaran penyidikan, termasuk Kasat Reskrim dan Kapolsek, agar menggunakan kertas resmi dan tidak memanfaatkan dokumen bekas untuk BAP.
Sementara itu, Kasi Humas Polsek Cilandak, Bripka Nuryono, menegaskan kepada wartawan bahwa Aipda PD dan S yang diduga merekayasa BAP hanyalah kesalahpahaman.
"Intinya tidak ada rekayasa kasus narkoba, hanya kesalahpahaman," tegas Nuryono.
Kasus ini sempat viral di media sosial dan memunculkan spekulasi adanya pengubahan fakta dalam proses hukum.
Namun Polda Metro Jaya memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur dan fokus pada perkara penganiayaan yang sesungguhnya.*
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA