Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelesaian sengketa lahan di daerah wisata seluruh Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Jumat (6/2/2026) malam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Kami juga akan masuk ke area tersebut," kata Asep, menegaskan keseriusan KPK dalam menelusuri potensi korupsi terkait sengketa lahan, terutama di kawasan yang berdekatan dengan destinasi wisata populer.Baca Juga:
Pernyataan itu muncul menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, yang diduga melakukan korupsi terkait percepatan eksekusi sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi di Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
Asep menilai kasus serupa bisa terjadi di berbagai daerah wisata lain, termasuk kawasan Puncak.
"Saya yakin ini tidak hanya di Depok. Biasanya di daerah wisata, terkait sengketa lahan sangat banyak. Sering juga terjadi perebutan karena sertifikat ganda dan lain-lain. Nah, ini banyak sekali," ujar Asep.
OTT pada 5 Februari 2026 itu menjerat tujuh orang, terdiri atas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, seorang juru sita, seorang direktur, serta tiga pegawai PT Karabha Digdaya, anak usaha Kementerian Keuangan.
Dari tujuh orang, lima ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan. Mereka adalah:
- Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta (EKA)
- Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan (BBG)
- Juru Sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya (YOH)
- Direktur Utama Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman (TRI)
- Head Corporate Legal Karabha Digdaya, Berliana Tri Kusuma (BER)
Wakil Ketua Komisi Yudisial, Desmihardi, menyatakan lembaganya mendukung langkah KPK dan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena pengurusan sengketa lahan yang tidak transparan berpotensi menimbulkan kerugian publik dan melemahkan kepercayaan terhadap lembaga peradilan.*
(an/dh)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL