BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatra, Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Hektar Lahan PT Sukses Jaya Wood Sumbar

Dharma - Rabu, 18 Februari 2026 22:39 WIB
Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatra, Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Hektar Lahan PT Sukses Jaya Wood Sumbar
Bencana Alam banjir dan longsor telah terjadi sejak akhir bulan November 2025 di Sumatra Barat. (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMATERA BARAT – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali mengambil alih 1.583 hektar lahan konsesi PT Sukses Jaya Wood di Sumatera Barat.

Penertiban ini merupakan tindak lanjut pencabutan izin perusahaan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto terhadap 28 perusahaan penyebab bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra.

"Areal konsesi PT Sukses Jaya Wood seluas 1.583 hektar kini resmi dicabut izin pemanfaatan lahannya dan dikuasai kembali oleh negara," ujar Satgas PKH dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2).

Baca Juga:

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, menambahkan pihaknya tengah mendata perbuatan melawan hukum yang dilakukan 28 perusahaan penyebab bencana hidrometerologi di Sumatra.

Pendataan ini akan menjadi dasar pemberian sanksi pidana selain sanksi administratif berupa pencabutan izin.

"Satgas PKH akan melakukan inventarisasi bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan 28 subjek hukum yang dicabut perizinannya," jelas Barita dalam konferensi pers, Selasa (27/1).

Pencabutan izin mencakup 22 perusahaan pemanfaatan hutan alam dan hutan tanaman seluas 1.010.592 hektare, serta enam perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu (PBPHHK).

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup juga mencabut persetujuan lingkungan yang sebelumnya diberikan kepada 28 perusahaan tersebut.

Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menindaklanjuti pelanggaran lingkungan yang menjadi penyebab bencana hidrometerologi, sekaligus memastikan pemulihan ekosistem hutan di Sumatra.*


(cn/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Aceh Mulai Realisasi APBA 2026, SKPA Diminta Percepat Pemulihan Ekonomi
Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur: Jangan Tunggu Banjir!
Dukung Program Gentengisasi, BNPB Usul Kenaikan Bantuan Rumah Korban Bencana Jadi Rp 65–70 Juta
‎Wakil Bupati Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Sei Dua Hulu
Gubernur Sumut Bobby Nasution Tinjau Lokasi Banjir Tapteng, Pastikan Bantuan dan Huntap bagi Warga Terdampak
Presiden Prabowo Sumbang 1.455 Sapi untuk Warga Aceh Terdampak Banjir, Mendagri Sebut Nilainya Rp72,7 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru