Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
PURWAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait insiden dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Brimob, Bripda MS, terhadap seorang siswa berinisial AT di Kota Tual, Maluku.
Akibat penganiayaan tersebut, AT dilaporkan meninggal dunia. Kapolri memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku terus berjalan dengan transparansi penuh.
"Saya kira sudah diproses ya. Saat ini sedang dalam pendalaman, penyelidikan baik yang ditangani oleh Polres dan dibantu oleh Polda Maluku," kata Jenderal Sigit kepada wartawan di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).Baca Juga:
Jenderal Sigit menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku, baik dalam proses pidana maupun kode etik, akan dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Hal-hal seperti ini kami pastikan untuk ditindaklanjuti dengan transparansi penuh," tegasnya.
Sebelumnya, Polri melalui Kadiv Humas Irjen Johnny Eddizon Isir telah mengeluarkan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat.
Isir menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas meninggalnya AT dan menegaskan bahwa insiden kekerasan yang dilakukan oleh oknum Brimob tersebut adalah tindakan individu yang tidak mencerminkan nilai-nilai institusi Polri.
"Polri sangat menyesalkan kejadian ini dan mengungkapkan empati mendalam kepada keluarga korban. Kami meminta maaf atas peristiwa tragis ini," ungkap Isir, Sabtu (21/2/2026).
Isir juga menekankan bahwa kekerasan tersebut adalah tindakan yang menyimpang dan tidak sesuai dengan prinsip Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi pedoman moral bagi seluruh anggota Polri.
Polri juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas oknum Brimob tersebut.
"Kami akan menindaklanjuti secara pidana dan kode etik. Proses penegakan hukum ini akan dilakukan secara transparan dan akuntabel," jelas Isir, seraya menggarisbawahi bahwa insiden ini akan diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa ada perlakuan khusus.
Polri berharap melalui transparansi dalam proses hukum ini, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dapat tetap terjaga, sekaligus menegaskan bahwa tindakan kekerasan oleh oknum tidak akan dibiarkan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Masyarakat pun menunggu kelanjutan proses hukum ini dengan harapan agar tidak ada lagi tindakan serupa yang mencemari citra Polri.
Polri sendiri berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh anggotanya untuk selalu menjaga integritas dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam bertugas.*
(d/ad)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA