BREAKING NEWS
Jumat, 06 Maret 2026

Rekaman CCTV Jadi Kunci, Kompolnas Telusuri Kasus Remaja Tertembak Polisi di Makassar

Nurul - Kamis, 05 Maret 2026 21:59 WIB
Rekaman CCTV Jadi Kunci, Kompolnas Telusuri Kasus Remaja Tertembak Polisi di Makassar
Komisioner Kompolnas Choirul Anam di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAKASSAR – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung ke Makassar untuk menelusuri kasus meninggalnya remaja Bertrand Eka Prasetyo (18) akibat tertembak senjata api milik anggota Polrestabes Makassar, Iptu Nasrullah.

Penelusuran meliputi lokasi kejadian, pemeriksaan rekaman CCTV, hingga klarifikasi dengan keluarga korban.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menjelaskan, kunjungan dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang.

Baca Juga:

"Kami datang untuk mengecek langsung apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa di Panakkukang," kata Choirul di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026).

Selain meninjau TKP, Kompolnas meminta keterangan keluarga korban dan masyarakat sekitar, kemudian mencocokkannya dengan bukti visual.

Iptu Nasrullah, yang kini berstatus tersangka, juga telah dimintai penjelasan, termasuk dokter yang melakukan autopsi jenazah Bertrand.

"Video CCTV menjadi bukti penting yang dapat membantu mengungkap secara terang peristiwa tersebut. Posisi tangan dan tubuh saat menembak sangat menentukan apakah itu disengaja atau tidak," ujar Choirul.

Menurut Kompolnas, rekaman menunjukkan adanya dua letusan senjata api.

Tembakan pertama disebut sebagai tembakan peringatan, sedangkan tembakan kedua menjadi fokus penyelidikan untuk menilai niat pelaku.

Dari hasil analisis sementara, rekaman tidak menunjukkan tembakan membidik langsung ke korban.

Choirul menambahkan, hasil autopsi memperlihatkan luka tembak sebagai penyebab kematian, tanpa adanya luka memar lain.

Perubahan warna tubuh yang terlihat di foto merupakan proses lebam alami pasca-mati.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bocoran dari Menpora! John Herdman Bidik Dua Pemain Eropa Baru untuk Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia, Siapa Mereka?
Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi, Pemprov Sumut Gandeng LPSK Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban
Ahli Hukum: Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut Belum Sah Tanpa Audit Kerugian Negara
Gugat Pasal Penghasutan dan Berita Bohong ke MK, Delpedro Marhaen: Ini Pasal Karet
Kanwil Kemenkum Bali Teken Perjanjian Bantuan Hukum 2026, Pastikan Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara, Ibunda Menangis di Sidang: Hukum di Sini Sudah Mati, Anak Saya Tak Bersalah!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru