Pengemudi wanita mobil Honda Brio berinisial M (24) yang terlibat dalam kecelakaan dengan menabrak sejumlah lapak jualan di Pasar Kaget Kota Binjai lakukan tes urine. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Menurutnya, proses pengambilan urine sudah dilakukan dengan benar sesuai prosedur.
"Ada yang bilang itu terlalu bening, silakan saja mereka komen seperti itu. Jadi kita prosedurnya, dia (pengemudi) masuk (ke kamar mandi) didampingi oleh Polwan. Pas masuk jelas terlihat tidak ada apa-apa selain gelas itu," jelasnya.
Sebelumnya, PolresBinjai juga meralat hasil tes urine yang pertama, yang awalnya menyatakan M positif narkoba.
Namun, setelah dilakukan tes urine kedua pada Senin sore (16/03/2026), hasilnya menunjukkan bahwa M negatif narkoba.
Kasat Lantas PolresBinjai, AKP Indra Jansen Girsang, menjelaskan bahwa tes urine pertama memang menunjukkan hasil yang samar, dan pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan tes kedua.
"Pada pukul 03.15 WIB, hasil pemeriksaan tadi malam itu masih samar-samar," kata Indra.
Setelah itu, dilakukan tes kedua pada pukul 17.30 WIB yang disaksikan oleh sejumlah awak media dan perwira di PolresBinjai, dan hasilnya dinyatakan negatif narkoba.
Mengenai kasus kecelakaan yang melibatkan M, Indra mengatakan pihak kepolisian berupaya memediasi kedua belah pihak dan berharap kasus tersebut dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan melalui mekanisme restorative justice.
"Karena kasus narkobanya negatif, sepenuhnya penanganan ini diserahkan kepada Satlantas. Untuk pengemudi nanti kita tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku, kita upayakan bagaimana nanti caranya supaya terjadi mediasi atau perdamaian kedua belah pihak," ujar Indra.*