Rismon, yang sebelumnya terlibat dalam perdebatan mengenai keaslian ijazahJokowi, baru-baru ini mengubah pandangannya dan secara terbuka meminta maaf kepada Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Dalam podcast Forum Keadilan TV yang tayang pada Senin (16/3/2026), Kurnia menilai perubahan sikap Rismon bukan sekadar perubahan pandangan, melainkan menimbulkan masalah serius terkait integritas dan konsistensi seorang peneliti.
Ia menekankan bahwa pernyataan yang dikeluarkan Rismon sebelumnya telah memberi dampak luas bagi masyarakat dan dunia akademis.
"Tidakkah dia pikirkan dampak dari yang dikatakannya itu?" ujar Kurnia, mempertanyakan keputusan Rismon yang berbalik arah setelah sebelumnya berada dalam satu barisan perjuangan.
Kurnia menyoroti klaim Rismon yang menyebut dirinya sebagai peneliti independen saat menyampaikan permintaan maaf.
Menurut Kurnia, independensi seorang peneliti tidak cukup hanya dinyatakan, tetapi harus tercermin dari sikap dan posisi yang diambil.
"Saya sebagai peneliti independen, saya gentleman mengakui," demikian Kurnia mengutip pernyataan Rismon.
Namun, ia melihat klaim tersebut kontradiktif dengan langkah-langkah yang diambil oleh Rismon belakangan ini.
Lebih jauh, Kurnia mengungkapkan adanya kejanggalan dalam perubahan sikap Rismon yang terjadi dalam waktu singkat. Ia menduga ada faktor tekanan yang memengaruhi perubahan tersebut.
"Saya melihat ini karena tekanan yang luar biasa, sehingga dia berubah arah," katanya, menambahkan bahwa perubahan sikap Rismon menunjukkan ketidaktangguhan di tengah tekanan publik.
Kurnia juga menilai bahwa Rismon tidak terbuka sejak awal terkait kemungkinan perubahan sikapnya.