BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Kurnia Royani Kritik Perubahan Sikap Rismon Sianipar Soal Ijazah Jokowi: Ada Tekanan Luar Biasa

Dharma - Selasa, 17 Maret 2026 20:57 WIB
Kurnia Royani Kritik Perubahan Sikap Rismon Sianipar Soal Ijazah Jokowi: Ada Tekanan Luar Biasa
Kurnia Royani, salah satu tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). (foto: tangkapan layar yt Forum Keadilan TV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Seharusnya, menurut Kurnia, jika ada keraguan atau masalah pribadi, hal itu harus disampaikan kepada rekan-rekan seperjuangan, bukan muncul secara tiba-tiba di ruang publik.

"Kalau dari awal dia merasa ada masalah, dia harus jujur. Jangan saat terdesak baru berubah, itu salah menurut saya," tegasnya.

Kurnia juga mengingatkan bahwa kesaksian di bawah sumpah memiliki konsekuensi hukum yang besar dan tidak bisa dipatahkan hanya dengan pernyataan baru yang keluar setelah persidangan.

"Dia bisa dianggap sebagai orang yang menyalahi sumpahnya," ujarnya, menyebutkan bahwa perubahan sikap Rismon di luar persidangan berisiko melemahkan integritas kesaksian yang telah diberikan sebelumnya.

Meski demikian, Kurnia memastikan bahwa perjuangan mereka tetap berlanjut, meskipun Rismon memilih untuk mundur.

"Kami tidak bergantung kepada Rismon. Kami sudah memulai ini jauh sebelumnya," ungkapnya.

Ia juga mengkritik pernyataan Rismon yang menyebut dirinya merasa dieksploitasi oleh pihak-pihak tertentu.

Kurnia meminta agar Rismon memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai siapa saja yang dimaksud dengan istilah "eksploitasi" tersebut.

Rismon Hasiholan Sianipar, yang sebelumnya meragukan keaslian ijazah Jokowi, akhirnya mengakui bahwa ijazah tersebut asli.

Setelah melakukan kajian mendalam selama tiga bulan terakhir, Rismon menyampaikan permintaan maafnya kepada Jokowi dan keluarganya, serta mengoreksi temuan sebelumnya yang sempat memicu hiruk-pikuk di masyarakat.

Dalam video yang dipublikasikan melalui YouTube Balige Academy, Rismon menjelaskan bahwa temuan sebelumnya dalam buku Jokowi's White Paper mengandung kekeliruan.

Ia mengklaim telah melakukan uji ulang dengan menggunakan metode yang lebih komprehensif dan mendapatkan bukti yang mengonfirmasi keberadaan watermark dan embos pada ijazah Jokowi, yang sebelumnya dianggap tidak ada.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dokter Tifa Pilih Rehat dari Polemik Ijazah Jokowi, Ini Alasannya
Mangihut Sinaga Ajak Generasi Muda Binjai Amalkan 4 Pilar Kebangsaan untuk Jaga Keutuhan NKRI, Soroti Ancaman Narkoba
Hindari Sengketa Tanah, Kantah Tabanan Imbau Warga Segera Urus Balik Nama Sertipikat: Begini Caranya!
Hendak Terbang ke Thailand, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan Dua WNA Terkait Video Asusila Viral
Menlu Rusia: Palestina Terlupakan Karena Perang AS-Israel dan Iran
Bentuk Hukum Anak-Cucu BUMN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru