Pesona Pantai Lhok Nga Aceh Besar, Surga Surfing dengan Sunset Memukau di Ujung Sumatra
ACEH BESAR Kecamatan Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar, kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang banyak dikunjungi wisataw
PARIWISATA
LANGKAT – Seorang wanita berinisial N bersama suaminya diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum petugas dan satpam di SPBU Nomor 14.207.182, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
Kejadian ini berawal dari dugaan perlakuan body shaming yang diterima N saat berada di lokasi SPBU bersama suaminya.
Menurut keterangan yang dihimpun, N merasa tersinggung setelah mendengar komentar yang diduga mengarah pada body shaming dari salah satu petugas SPBU.Baca Juga:
Tidak terima dengan perlakuan tersebut, N langsung mempertanyakan komentar yang dia anggap menghina dirinya kepada petugas dan satpam yang berada di tempat kejadian.
Namun, situasi tersebut justru semakin memanas. Alih-alih mendapatkan klarifikasi, N dan suaminya malah diduga menjadi korban kekerasan fisik dari oknum petugas dan satpam.
Insiden tersebut berujung pada penganiayaan yang menyebabkan keduanya mengalami luka-luka serta trauma psikologis.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/22/II/2026/SPKT/POLSEK SELESAI/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 15 Maret 2026.
Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penanganan aparat penegak hukum.
Ketua EK LMND Binjai, Ew Gurky, memberikan kecaman keras atas tindakan body shaming dan dugaan penganiayaan yang terjadi.
Ia menegaskan bahwa perlakuan semacam ini tidak dapat dibenarkan, apalagi jika berujung pada kekerasan.
"Kami sangat mengecam tindakan tidak manusiawi tersebut. Tidak seharusnya ada perlakuan body shaming, apalagi sampai berujung pada kekerasan terhadap korban dan keluarganya. Kami mendesak agar pelaku segera diproses secara hukum," ujar Ew Gurky.
Ia juga menambahkan bahwa LMND Binjai akan mengawal kasus ini hingga selesai, serta memastikan agar proses hukum berjalan dengan tegas dan transparan.
"Kami akan memastikan korban mendapatkan keadilan yang semestinya," tegasnya.
Kejadian ini telah menuai perhatian dari warga sekitar yang menyesalkan terjadinya kekerasan di tempat umum.
Masyarakat berharap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik dan tidak menimbulkan korban.
Hingga saat ini, masyarakat dan pihak terkait berharap agar aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan memberikan efek jera, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.*
(ad)
ACEH BESAR Kecamatan Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar, kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang banyak dikunjungi wisataw
PARIWISATA
JAKARTA Kabar gembira bagi para pemain FC Mobile. EA Sports kembali membagikan sederet kode redeem terbaru yang dapat ditukarkan dengan
ENTERTAINMENT
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah menutup lebih dari 200 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian d
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (A
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya membuka ruang seluasluasnya bagi seluruh masyarakat untuk menyampaikan gag
NASIONAL
MEDAN Tabuhan gendang pakpung yang berpadu dengan petikan gambus Melayu yang dimainkan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Austria dan Aljazair menjadi dua tim terakhir yang memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kepastian itu diperoleh
OLAHRAGA
DALLAS Timnas Argentina memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup J setelah mengalahkan Yordani
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Penyelundupan Polri mencatat keberhasilan menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara h
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah sempat menghentikan ekspor batu bara unt
EKONOMI