Purbaya Sebut DSI Akan Diawasi K/L: Biar Tak Jadi Monopoli Seenaknya
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan bahwa gembong narkoba internasional Dewi Astutik alias Paryatin bakal segera dilimpahkan ke Kejaksaan.
Proses penyerahan tersangka beserta barang bukti atau tahap II ditargetkan rampung paling lambat 1 April 2026.
Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan, "Hasil koordinasi dengan JPU, pelaksanaan Tahap II ke Kejari Jakarta Pusat akan dilakukan paling lambat tanggal 1 April 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa penahanan,"kata Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto dikutip Minggu (29/3/2026).Baca Juga:
Menurut Suyudi, setelah penangkapan, penyidik langsung berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 3 Desember 2025.
Berkas perkara juga telah diserahkan, meski jaksa sempat memberikan sejumlah petunjuk melalui P-19 untuk perbaikan.
"Penyidik saat ini menunggu arahan JPU terkait penetapan P-21 atau pernyataan berkas lengkap," tambah Suyudi.
BNN menegaskan, dalam penyusunan berkas perkara Dewi Astutik tidak ditemukan kendala berarti, karena sudah memenuhi syarat formil dan materiil.
Dewi Astutik merupakan buronan internasional dalam kasus penyelundupan sabu jaringan Golden Triangle, dengan total barang bukti narkotika mencapai 2 ton dan nilai sekitar Rp5 triliun.
Dewi ditangkap di Kamboja melalui operasi gabungan BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, dan Bais TNI.
Penangkapan dilakukan saat Dewi menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Prosesnya berjalan cepat, presisi, dan tanpa gangguan publik. Setelah diamankan, ia dibawa ke Phnom Penh untuk verifikasi identitas dan penyerahan antarotoritas.*
(oz/dh)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor sumber daya alam
NASIONAL
BANTUL Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan ekonomi Indonesia sedang lesu di tengah maraknya keluhan soal sulitnya l
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL
MEDAN Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat kembali memanas. Mantan Kepala Dinas Pendid
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Jabatan Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansatbrimob) Polda Aceh resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Zuhdi Batubara kepada Ko
NASIONAL