Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Labusel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
KOTAPINANG Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ber
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Bareskrim Polri bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) membongkar jaringan penipuan siber lintas negara yang diduga menyebabkan kerugian hingga US$20 juta atau sekitar Rp343 miliar.
Dalam keterangan resmi, FBI menyebut operasi gabungan ini dilakukan bersama Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagai bagian dari upaya pengungkapan kejahatan digital berskala global.
"Dan melakukan upaya penipuan senilai lebih dari US$20 juta," demikian pernyataan FBI yang dikutip Rabu, 15 April 2026.Baca Juga:
FBI menjelaskan jaringan tersebut menggunakan metode phishing untuk mencuri ribuan data kredensial korban dan mengambil alih akun digital secara ilegal.
Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Rizki Agung Prakoso, membenarkan adanya kerja sama internasional tersebut.
Namun ia belum merinci lebih jauh modus operandi maupun jumlah pelaku yang telah diamankan.
"Nanti kita akan update untuk rilisnya," ujarnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari patroli siber rutin terhadap situs-situs mencurigakan.
Dari hasil penelusuran, penyidik menemukan platform w3llstore.com yang terhubung dengan distribusi alat phishing melalui bot Telegram.
Tools tersebut digunakan untuk mencuri username, password, hingga session login korban tanpa memerlukan kode OTP.
"Tools yang diperoleh terbukti dapat digunakan untuk aksi phishing, termasuk mencuri kredensial dan mengambil alih akun korban," kata Isir.
Ia menambahkan, penyidik juga menemukan pergeseran pola transaksi dari situs web ke aplikasi Telegram dengan pembayaran berbasis mata uang kripto.
Dalam pengembangan kasus, polisi mengidentifikasi dua tersangka berinisial GWL dan FYTP.
GWL diduga sebagai pembuat dan pengelola tools, sementara FYTP berperan mengelola aliran dana hasil kejahatan.
Keduanya disebut telah diamankan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 9 April 2026.
Polisi juga menyita aset senilai sekitar Rp4,5 miliar berupa rumah, kendaraan, dan perangkat elektronik.
Dari hasil penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan meraup keuntungan hingga Rp25 miliar.
Korban phishing disebut tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga luar negeri.
Polri menyatakan kerja sama dengan FBI akan terus diperluas untuk menelusuri jaringan lain yang diduga terlibat, termasuk pembeli dan pengguna tools phishing tersebut.
"Keberhasilan ini sekaligus memperkuat kepercayaan global terhadap Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan ekosistem digital internasional," ujar Isir.*
(cn/ad)
KOTAPINANG Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ber
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri resepsi Milad &039Aisyiyah ke109 dan kegi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan donor darah dal
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di La
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa nilainilai Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan gl
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan nilainilai Pancasila dalam pelayanan pu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi aktivitas Presiden ke7 RI, Joko Widodo, yang belakanga
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai kondisi perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tantangan seri
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa nilainilai Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam setiap pelayan
PEMERINTAHAN