Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (narkoba/" target="_blank">Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar praktik pencucian uang jaringan narkoba milik Andre Fernando alias The Doctor dan Hendra Lukmanul Hakim alias Pak Cik. Dari hasil penyidikan, ditemukan perputaran dana mencapai lebih dari Rp 124 miliar melalui sejumlah rekening proxy atau rekening pihak ketiga.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, modus rekening proxy ini digunakan sindikat untuk menyamarkan aliran uang hasil kejahatan narkotika agar sulit dilacak.
"Total keseluruhan arus masuk pada empat rekening penampung utama mencapai Rp 124.052.487.704,97 dari 2.134 transaksi," kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).Baca Juga:
Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik juga mengamankan empat tersangka yang terdiri dari dua perempuan berinisial DEH dan L, serta dua pria berinisial TZR dan MR. Para tersangka ditangkap di wilayah Tasikmalaya, Bekasi, dan Aceh Timur.
Eko menjelaskan, dari total dana ratusan miliar tersebut, rekening milik tersangka L mencatat perputaran terbesar, yakni lebih dari Rp 81 miliar. Rekening itu disebut menerima ratusan transaksi dengan pola structuring atau pemecahan nominal untuk menghindari deteksi.
"Tercatat ada 445 transaksi dengan nominal Rp 99.999.999 yang dilakukan secara berulang," ujarnya.
Sementara itu, rekening atas nama TZR tercatat menampung lebih dari Rp 35 miliar yang diduga berasal dari transaksi langsung jaringan pemasok sabu.
Adapun rekening MR digunakan sebagai rekening perantara utama jaringan Andre Fernando dengan total transaksi mencapai hampir Rp 4 miliar.
"Rekening ini dibeli oleh sindikat lengkap dengan ATM, kartu SIM, dan perangkat m-banking," jelas Eko.
Selain itu, rekening milik DEH juga ditemukan menampung lebih dari Rp 3 miliar yang digunakan untuk operasional jaringan, termasuk pengelolaan transaksi masking oleh pengendali keuangan sindikat.
Bareskrim menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya memutus aliran dana jaringan narkotika internasional yang beroperasi secara terorganisir melalui sistem rekening proxy.
Penyidik masih terus mendalami aliran dana dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan pencucian uang tersebut.*
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL