BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

TNI Sebut Dua Insiden di Papua Berbeda Lokasi, Tak Saling Terkait

gusWedha - Sabtu, 18 April 2026 18:38 WIB
TNI Sebut Dua Insiden di Papua Berbeda Lokasi, Tak Saling Terkait
Berbagai barang bukti yang diamankan usai kontak tembak diberbagai wilayah di Tanah Papua. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA — Dua peristiwa berbeda terjadi dalam satu hari di wilayah Papua.

Tentara Nasional Indonesia melalui Pusat Penerangan (Puspen) menegaskan, kedua insiden itu tidak saling berkaitan meskipun sama-sama melibatkan laporan kekerasan bersenjata.

Klarifikasi ini disampaikan untuk merespons informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan hubungan antara operasi keamanan dan laporan korban sipil di lokasi berbeda.

Baca Juga:

Insiden pertama terjadi di Kampung Kembru. TNI menyebut operasi bermula dari laporan masyarakat mengenai keberadaan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, aparat melakukan patroli. Setibanya di lokasi, menurut keterangan resmi, prajurit TNI mendapat serangan tembakan lebih dulu sehingga terjadi kontak bersenjata.

Dalam peristiwa itu, empat orang yang disebut sebagai anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas.

Aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain senjata rakitan, senapan angin, amunisi berbagai kaliber, serta alat komunikasi dan atribut yang diduga terkait kelompok bersenjata.

Pada hari yang sama, laporan berbeda muncul dari Kampung Jigiunggi, sekitar 7 kilometer dari lokasi pertama. Seorang anak ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak.

TNI menyatakan menerima laporan dari aparat kampung setempat dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Namun, hingga kini penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Pihak TNI menegaskan tidak ada keterlibatan prajurit dalam insiden tersebut.

Mereka menyebut tidak ada kegiatan patroli di wilayah Jigiunggi saat kejadian berlangsung, serta menekankan jarak lokasi yang cukup jauh dari titik kontak tembak di Kembru.

TNI menyatakan komitmennya untuk bertindak profesional, transparan, dan akuntabel dalam setiap operasi.

Proses investigasi disebut masih berjalan guna memastikan fakta yang terjadi di lapangan.

Meski demikian, dua peristiwa ini kembali menyoroti kompleksitas situasi keamanan di Papua.

Di satu sisi, operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata terus dilakukan. Di sisi lain, setiap laporan korban sipil selalu memunculkan tuntutan akan kejelasan dan akuntabilitas.

Hingga saat ini, belum ada keterangan tambahan dari otoritas lain terkait penyebab pasti kematian korban di Kampung Jigiunggi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Koramil 02/Wih Pesam Hijaukan Bantaran Sungai Redelong, Cegah Erosi Sungai dan Mitigasi Bencana
Jembatan Perintis Garuda Masuk Tahap III, TNI Buka Akses Desa Terpencil di Aceh Tengah
Andrie Yunus Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Ini Isinya
KontraS Boikot Sidang Kasus Andrie Yunus, Tolak Pengadilan Militer hingga Akhir
Kasus Kekerasan Perempuan di Dunia Digital Tembus 2.000 per Tahun, Komdigi Ancam Tutup Platform Nakal
TAUD Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: Tidak Masuk Akal!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru