Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang, Kades Sambirejo Timur Gerak Cepat Salurkan Bantuan
DELI SERDANG Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu
PERISTIWA
LABUHANBATU — Kasus dugaan penggelapan dana umat senilai Rp 28 miliar di Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, terus bergulir dan meninggalkan luka mendalam bagi jemaat.
Dana yang dihimpun selama puluhan tahun itu diduga raib melalui skema investasi fiktif yang melibatkan mantan kepala kantor kas bank BUMN.
Kasus ini mencuat setelah bendahara CU, Suster Natalia Situmorang, mengungkap kronologi awal kecurigaan terhadap pencairan dana deposito investasi sebesar Rp 10 miliar yang tak kunjung terealisasi sejak Desember 2025.Baca Juga:
"Sampai Januari 2026 tetap kami bicarakan pencairan. Namun dia selalu bilang sedang diproses," ujar Natalia.
Kecurigaan semakin kuat pada Februari 2026 ketika pihak bank menyatakan bahwa oknum yang selama ini berkomunikasi dengan jemaat sudah tidak lagi bekerja di institusi tersebut.
Bank juga menegaskan bahwa produk investasi yang ditawarkan bukan produk resmi perbankan.
Natalia mengaku sempat mengalami syok berat saat menerima penjelasan tersebut.
"Saya sampai tidak sadarkan diri beberapa menit," katanya.
Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan penggelapan ini telah berlangsung sejak 2019.
Pelaku disebut menawarkan produk deposito dengan iming-iming bunga hingga 8 persen per tahun, jauh di atas bunga deposito perbankan pada umumnya.
Dalam praktiknya, pelaku diduga memalsukan dokumen, meniru tanda tangan nasabah, serta mengalihkan dana ke rekening pribadi dan pihak terafiliasi.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada 26 Februari 2026, namun tersangka dilaporkan telah melarikan diri ke luar negeri.
"Dia sudah terbang dari Bali menuju Australia dua hari setelah laporan dibuat," kata aparat kepolisian.
Dampak kasus ini sangat besar bagi jemaat. Dana yang dihimpun selama 45 tahun tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan gereja dan pendidikan umat.
Akibatnya, sejumlah program gereja terhenti dan pembangunan tertunda.
"Semuanya berhenti. Ini bukan hanya uang, tapi masa depan umat," ujar Natalia.
Sementara itu, pihak bank menyatakan masih melakukan audit internal dan verifikasi menyeluruh.
Bank juga telah menalangi sebagian dana sekitar Rp 7 miliar, namun menegaskan bahwa produk investasi tersebut bukan bagian dari layanan resmi mereka.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kasus ini ditangani secara transparan dan memastikan perlindungan nasabah tetap menjadi prioritas.
OJK juga menekankan pentingnya evaluasi tata kelola dan pengawasan internal lembaga keuangan.*
(km/ad)
DELI SERDANG Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden ke6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran
NASIONAL
JAKARTA Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bantuan pangan pemerintah ke depan tidak akan selalu berupa beras dan Minyakita. Pe
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan G
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 akan menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara,
OLAHRAGA
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menerima audiensi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026).
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penggelembungan anggaran (mark up) dalam pengadaan 21.801 unit motor listrik milik Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada Kamis, 4 Juni 2026, memicu perhatian pelaku pasar
EKONOMI
JAKARTA Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerint
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan bersama Kementerian Keuangan wilayah Sumatera Utara memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi d
PEMERINTAHAN