Rupiah Kembali Terpuruk, Tembus Rp17.860 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Rupiah tercatat berada
EKONOMI
PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengungkap capaian besar dalam penanganan perkara dugaan korupsi sektor perbankan dengan menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp1,2 triliun. Di saat yang sama, penyidik juga menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Kabupaten Muara Enim.
Dalam perkara dugaan korupsi fasilitas kredit salah satu bank pemerintah kepada PT BSS dan PT SAL, Kejati Sumsel menerima penitipan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp591,7 miliar dari pihak berinisial WS melalui kuasa hukumnya, Kamis (7/5/2026).
WS diketahui merupakan direktur di dua perusahaan tersebut yang terlibat dalam pengajuan fasilitas kredit.Baca Juga:
"Penitipan uang ini merupakan bagian dari pemulihan kerugian negara dalam perkara yang totalnya mencapai lebih dari Rp1,4 triliun," ujar perwakilan Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari.
Dengan tambahan tersebut, total penyelamatan keuangan negara yang telah berhasil dihimpun Kejati Sumsel mencapai sekitar Rp1,208 triliun. Namun, masih terdapat sisa kerugian negara sekitar Rp219,7 miliar yang belum dikembalikan.
Penyidik menyebut pihak terkait masih memiliki komitmen untuk melunasi kekurangan tersebut dalam waktu satu bulan. Jika tidak, Kejati Sumsel akan melakukan langkah lanjutan berupa pelelangan aset sitaan.
Selain perkara tersebut, Kejati Sumsel juga menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi KUR Mikro dan pengelolaan kas besar (khasanah) pada salah satu bank pemerintah di Kabupaten Muara Enim periode 2022–2024.
Ketiga tersangka berinisial SF, AW, dan SP. SF diketahui merupakan seorang PNS yang juga menjabat pejabat di lingkungan pemerintah daerah, sementara AW dan SP berprofesi sebagai wiraswasta penerima KUR.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup dari hasil pemeriksaan puluhan saksi.
Sebelumnya, tujuh orang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama, sehingga total kini menjadi 10 tersangka, termasuk satu orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
Dalam penyidikan, terungkap modus para pelaku adalah penyalahgunaan data nasabah serta pemalsuan dokumen untuk pengajuan KUR Mikro. Dana pencairan kemudian diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan proyek tertentu.
Penyidik Kejati Sumsel menegaskan proses hukum akan terus berlanjut hingga seluruh pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban, sekaligus memastikan pemulihan kerugian negara secara maksimal.*
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Rupiah tercatat berada
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Pada awal sesi, IHSG tercatat turun 1,01 p
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.H
EKONOMI
PRANCIS Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani memorandum kesepakatan damai dengan Iran dalam sebuah agenda resmi yang digel
INTERNASIONAL
OlehYogen SogenPADA Selasa, 16 Juni 2026, di Utan Kayu, Jakarta Timur, empat belas orang berdiri di depan kamera mengatasnamakan BEM Bersa
OPINI
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, mengalami pemadaman listrik bergilir pada Kamis, 18 Juni 2026. Pemadaman dilakukan s
PERISTIWA
MEDAN Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) ke32 yang
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan Finlandia dalam pengembangan pengolahan sampah men
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti kedatangan 207 jemaah haji asal Kota Medan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Klo
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan dalam rangka pendataan perdana Se
PEMERINTAHAN