Prabowo Tegaskan TNI-Polri Harus Profesional, Jangan Bangun Loyalitas Korps yang Sempit
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan soliditas di tubuh TNI dan Polri saat memimpin
NASIONAL
JAWA TIMUR –Sebuah video yang memperlihatkan dua pria terlibat aksi carok di pinggir jalan Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur, menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/10/2024) sekitar pukul 07.30 WIB, dan direkam oleh seorang pengendara roda dua yang tengah menuju tempat kerja.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat kedua pria yang terlibat pertikaian membawa senjata tajam. Salah satu pria terlihat mengejar lawannya, dan saat korban tersungkur, pelaku tidak segan-segan membacoknya hingga bertubi-tubi. Kejadian ini tentu saja mengejutkan warga sekitar, yang menyaksikan aksi brutal tersebut di pagi hari.
Penangkapan dan Identitas PelakuPolisi dari Polsek Kebomas segera melakukan penangkapan terhadap kedua pria tersebut. Mereka diidentifikasi sebagai Imron (51) warga Surabaya dan Rohman, warga Gresik. Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Ipda Arief, Imron ditangkap karena menjadi pemilik senjata tajam celurit yang digunakan dalam pertikaian tersebut.
“Yang kita amankan bernama Imron karena dia pemilik senjata tajam celurit,” kata Arief. Saat ini, Rohman masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina karena menderita sabetan celurit pada telapak tangan bagian kanannya.
Motif PertikaianMenurut Imron, konflik tersebut dipicu oleh perebutan lahan supeltas di putaran balik tepat di depan SPBU Kebomas. Ia mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian, ia sempat menerima ancaman dari lawannya, yang mengindikasikan niat jahat untuk membunuhnya.
“Motifnya adalah berebut lahan polisi cepek. Sebelum kejadian, saya memang mendapat ancaman dari Rohman,” ungkap Imron saat diperiksa oleh pihak kepolisian.
Reaksi MasyarakatKejadian ini menarik perhatian masyarakat setempat, terutama karena terjadi di siang hari. Warga mengaku khawatir dengan meningkatnya aksi kekerasan yang melibatkan senjata tajam di wilayah mereka. “Kejadian seperti ini sangat meresahkan. Kami berharap pihak kepolisian bisa lebih aktif dalam mengawasi keamanan di lingkungan kami,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Kepolisian setempat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan dan menyelesaikan setiap permasalahan secara hukum. Mereka juga berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai latar belakang perselisihan antara kedua pria tersebut.
Kejadian carok ini menambah catatan aksi kekerasan di wilayah Jawa Timur, dan diharapkan menjadi perhatian bagi semua pihak agar tidak ada lagi tindakan serupa di masa mendatang. Polisi berjanji untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi di daerah tersebut.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan soliditas di tubuh TNI dan Polri saat memimpin
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo pada Rabu (22/7/2026). Sida
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.177 perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempa
NASIONAL
DELI SERDANG Polisi mengungkap penyebab pecahnya kaca rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Lom Lom Suwondo, yang sebel
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara sukses memukau ribuan pengunjung pada Malam Pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Harga emas Antam yang dij
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (22/7/2026) dengan penguatan signifikan. Hingga pukul 09.26 WIB, i
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi baru untuk memperkuat struktur organisasi di tengah proses pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN