Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memuncak
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
GARUT –Warga Garut Selatan dikejutkan oleh beredarnya video viral yang memperlihatkan aksi penggerebekan terhadap oknum anggota polisi dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di sebuah penginapan. Kedua oknum tersebut, yang terlibat dalam tindakan asusila, ditemukan dalam kondisi mencolok: si oknum ASN tengah hamil delapan bulan. Yang lebih memprihatinkan, keduanya menggunakan seragam dinas saat kejadian.
Kapolres Garut, AKBP Muhammad Fajar Gemilang, memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang mencoreng institusi kepolisian ini. Menurutnya, oknum polisi yang terlibat merupakan anggota Polsek Pameungpeuk dengan pangkat Brigadir berinisial Y. Ia bersama rekannya, yang merupakan seorang guru dan juga istri orang, kini telah diamankan oleh Propam Polres Garut untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Benar sudah diamankan, oknum anggota polisi itu merupakan anggota Polsek Pameungpeuk, sedangkan perempuannya adalah istri orang,” ungkap Fajar pada hari Senin, 28 Oktober 2024.
Dalam video yang beredar, terlihat warga melakukan penggerebekan secara spontan. Mereka mengendap-endap menuju salah satu kamar di penginapan. Setelah beberapa kali mengetuk pintu, oknum polisi keluar dan segera mengunci pintu kamar. Namun, warga berhasil merebut kunci tersebut, dan ketika pintu dibuka, terlihat oknum ASN sedang berada di kamar mandi, memperbaiki pakaian dinasnya. Melihat situasi tersebut, oknum polisi berusaha melarikan diri, sementara oknum ASN berhasil dibawa ke Mapolsek Pameungpeuk dengan pengawalan kendaraan Ops Polsek, diiringi sorakan dari warga yang merasa terkejut sekaligus geram.
Kejadian ini tentu saja menimbulkan kemarahan di kalangan masyarakat. Banyak yang mengecam tindakan tidak profesional dan tidak etis dari kedua oknum yang seharusnya menjadi panutan. Kapolres Garut menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap mereka. Oknum polisi tersebut terancam hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) serta kemungkinan dijerat dengan pasal tindak pidana umum terkait perzinaan.
“Proses hukum sedang berlangsung. Kami akan memberikan tindakan tegas bagi oknum polisi ini,” tegas Fajar, menambahkan bahwa situasi ini akan menjadi pelajaran bagi semua anggota kepolisian untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab.
Kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya pengawasan terhadap anggota kepolisian dan ASN, agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang merusak citra institusi dan kepercayaan publik. Masyarakat berharap agar kasus ini tidak hanya diselesaikan secara hukum, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme di dalam jajaran kepolisian serta aparatur sipil negara.
Akhir Berita
Dengan semakin maraknya kejadian serupa, harapan masyarakat adalah adanya reformasi yang signifikan dalam sistem pengawasan dan disiplin bagi mereka yang memegang amanah sebagai pelayan publik.
(N/014)
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut positif kebijakan pemerintah terkait penerapan anggaran m
OLAHRAGA
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik plastik dan mainan yang berada di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, M.I.Kom atau yang akrab disapa Om Sur, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat A
AGAMA
MEDAN Kebakaran hebat melanda empat kapal ikan yang sedang bersandar di dermaga Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Bela
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat politik senior Boni Hargens menilai pelibatan personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam jabatan sipil merupa
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 mencapai 5,61 persen seca
EKONOMI
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL