Imparsial Desak Polisi dan Komnas HAM Usut Tuntas Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih
JAKARTA Imparsial mendesak pemerintah melibatkan Kepolisian Republik Indonesia dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam
NASIONAL
MEDAN - Polda Sumatera Utara bersama jajaran kepolisian resor di wilayah Sumatera Utara mengungkap 264 kasus narkotika dalam operasi intensif yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Mei 2026.
Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 342 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan para tersangka yang diamankan terdiri dari pengguna, pengedar hingga pelaku yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika di berbagai wilayah.Baca Juga:
"Sebanyak 264 kasus narkoba berhasil dibongkar dengan total 342 tersangka yang diamankan," kata Ferry, Senin, 18 Mei 2026.
Dalam operasi itu, polisi juga menggencarkan penggerebekan ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas narkotika. Sedikitnya 57 titik digerebek selama operasi berlangsung.
Dari penggerebekan tersebut, aparat membongkar hingga membakar 26 barak dan gubuk yang diduga digunakan sebagai lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.
Selain menangkap pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti narkotika dalam jumlah besar.
Barang bukti yang diamankan meliputi 908,90 gram sabu, 3.319,84 gram ganja, 344 butir pil ekstasi, serta 93 vape yang mengandung zat etomidate.
Ferry mengatakan langkah penegakan hukum dilakukan secara masif untuk memutus rantai peredaran narkoba di Sumatera Utara.
"Dalam lima hari, ratusan pelaku berhasil diamankan dari berbagai wilayah di Sumatera Utara. Penindakan ini dilakukan secara intensif oleh seluruh jajaran untuk memutus rantai peredaran narkotika," ujarnya.
Menurut dia, strategi kepolisian kini tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga menghancurkan lokasi yang selama ini digunakan sebagai sarang peredaran narkotika agar tidak kembali digunakan.
Dari total pengungkapan, target operasi tempat mendominasi dengan 107 kasus dan 142 tersangka. Sementara target operasi orang mencatat 99 kasus dengan 99 tersangka.
Adapun pengungkapan non-target operasi menghasilkan 58 kasus tambahan dengan 101 tersangka.
Polrestabes Medan menjadi wilayah dengan jumlah pengungkapan terbanyak dalam operasi tersebut.
Sementara pengungkapan besar juga terjadi di Polres Langkat, Polres Simalungun, dan Polres Toba.
Dalam rangkaian operasi itu, polisi juga menemukan 17 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.
Polda Sumut menegaskan operasi pemberantasan narkotika akan terus diperluas guna mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di wilayah tersebut.*
(vv/ad)
JAKARTA Imparsial mendesak pemerintah melibatkan Kepolisian Republik Indonesia dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas bandar maupun gemb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Sumate
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap memastikan seluruh persiapan pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mengetahui adanya prosesi menginjak ke
POLITIK
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan pembangunan li
PENDIDIKAN
ACEH BESAR Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Berbagai peristiwa penting yang dialami
AGAMA
JAKARTA Partai Amanat Nasional (PAN) menonaktifkan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan
POLITIK
MEDAN Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) meminta pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah dalam pel
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih menghadapi penyusutan lahan sawah dalam jumlah besar setiap tahun. Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius te
PERTANIAN AGRIBISNIS