AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
MEDAN — Kepolisian Sektor Medan Kota kembali menangkap dua pelaku pembobolan Mess Polda Aceh di Jalan Tengah, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.
Salah satu pelaku yang ditangkap diduga merupakan otak aksi pencurian yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Poltak Tambunan mengatakan, dengan penangkapan terbaru tersebut, total empat pelaku kini telah diamankan polisi.Baca Juga:
Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
"Jadi, kita baru saja mengamankan pelaku pencurian di Mess Polda Aceh. Ini salah satu otak pelakunya yang di mana isi Mess Polda Aceh semua habis raib diambil para pelaku," kata Poltak, Selasa, 19 Mei 2026.
Pelaku yang diduga menjadi aktor utama pencurian diketahui bernama Ricky Ardian alias Mengket (40). Ia ditangkap di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan, pada Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Poltak, para pelaku mencuri berbagai fasilitas dan perlengkapan dari dalam mess, mulai dari sofa, lemari, pintu, kabel instalasi listrik hingga lampu.
Polisi memperkirakan total kerugian akibat pencurian tersebut mencapai Rp200 juta.
"Pelakunya saat ini ada empat orang yang sudah kita amankan dan satu lagi masih kita lakukan pengejaran," ujar dia.
Dalam pemeriksaan, Ricky mengaku telah enam kali melakukan aksi pencurian dan dua kali menjalani hukuman penjara.
Ia mengaku nekat membobol mess tersebut setelah mendapat informasi dari rekannya bahwa bangunan itu sudah kosong dan tidak lagi digunakan.
"Saya tahu itu Mess Polda, dibilang kawan itu sudah kosong, nggak dipakai lagi," kata Ricky kepada polisi.
Ricky juga mengaku uang hasil pencurian digunakan untuk bersenang-senang bersama teman-temannya, termasuk membeli narkotika.
"Uangnya untuk happy-happy sama kawan-kawan, beli narkoba," ujarnya.
Sebelumnya, polisi telah lebih dulu menangkap dua pelaku lain, yakni Doni Syaputra (37) dan Budianto (21).
Polisi menyebut aksi pencurian di Mess Polda Aceh itu berlangsung sejak Desember 2025. Saat itu, bangunan diketahui dalam kondisi kosong.
Pada Februari 2026, Wakapolda Aceh bersama tim melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati sejumlah barang telah hilang, seperti pendingin ruangan (AC), televisi, dan instalasi listrik.
Kemudian pada 4 Mei 2026, pihak Polda Aceh kembali melakukan pengecekan dan menemukan kondisi mess semakin rusak setelah sejumlah barang dibongkar dan dicuri.
Kasus tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Medan Kota oleh seorang anggota Polri bernama Fariz (36).
Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan.*
(d/ad)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN