Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Polres Langsa, Senin (18/5/2026), di tengah upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kota Langsa.
Kapolda Aceh mengatakan, personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, termasuk dalam perilaku di ruang digital.
"Personel Polri harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam perilaku sehari-hari maupun dalam penggunaan media sosial," ujar Marzuki dalam arahannya.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki serta sejumlah pejabat utama PoldaAceh, termasuk Irwasda, Karorena, Karolog, Dirlantas, dan Kabidhumas PoldaAceh.
Rombongan disambut Kapolres Langsa beserta jajaran dengan prosesi adat daerah.
Selain menekankan kedisiplinan dan etika digital, Kapolda Aceh juga mengingatkan jajarannya untuk menghindari segala bentuk pelanggaran serta tidak menampilkan gaya hidup hedonis di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya mendukung program prioritas pemerintah pusat serta memahami penerapan KUHP terbaru dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kunjungan kerja tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel Polres Langsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pascabencana hidrometeorologi.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki melaksanakan kegiatan tatap muka dengan Bhayangkari Cabang Langsa.
Rangkaian kegiatan juga mencakup peninjauan Posyandu, UMKM, Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta TK Kemala Bhayangkari 6 Langsa.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kapolda Aceh turut menyerahkan bantuan satu unit rumah kepada korban kebakaran di Kota Langsa.