IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.913, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (13/7/2026) dengan pergerakan negatif. Indeks saham nasional dibu
EKONOMI
MEDAN — Aksi seorang pengemis di kawasan Simpang Gaperta, Kota Medan, mendadak viral di media sosial usai diduga melempari mobil pengendara yang tidak memberinya uang. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (25/5/2026) siang dan memicu keresahan warga sekitar.
Informasi yang beredar menyebutkan, pengemis tersebut diduga marah setelah tidak diberi uang oleh pengendara yang melintas di lampu merah kawasan Simpang Gaperta.
Salah seorang warga, Salimah Nasution, mengaku keluarganya sudah dua kali mengalami kejadian serupa saat melintas di lokasi tersebut.Baca Juga:
"Ini tadi sore kejadiannya di Simpang Gaperta. Pengemis tidak diberi uang, malah melempar mobil orang. Sudah dua kali kejadian sama kakak saya," ujar Salimah, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, pengemis tersebut diduga berpura-pura mengalami cacat kaki demi menarik simpati pengguna jalan yang berhenti di persimpangan lampu merah.
Keterangan serupa juga disampaikan warga lainnya bernama Andi. Ia mengatakan aksi pengemis itu sempat dipergoki langsung oleh pengendara mobil.
"Yang melihat itu orang naik mobil, dua laki-laki dan satu perempuan. Kejadiannya siang habis salat Zuhur," katanya.
Andi menjelaskan, pengemis itu awalnya meminta uang kepada pengendara. Namun karena tidak diberi, ia diduga emosi dan melempari kendaraan yang melintas.
"Kejadian dua hari lalu, ada pengemudi mobil dilempar pengemis ini. Lalu orang di dalam mobil turun dan mendatangi pengemis tersebut," ujarnya.
Saat didatangi pengendara, warga mengaku terkejut lantaran pengemis tersebut ternyata tidak mengalami cacat kaki seperti yang selama ini diperlihatkan kepada masyarakat.
"Awalnya dia meminta uang di lampu merah itu, terus tidak diberi uang lalu marah. Setelah dicek ternyata kakinya lengkap," tambah Andi.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Helvetia Kompol Nelson JP Sipahutar mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penindakan apabila ditemukan unsur pengrusakan maupun gangguan ketertiban umum.
"Akan kami tindak apabila yang bersangkutan melakukan pengrusakan dengan melempar kendaraan yang lewat serta mengganggu ketertiban umum. Kami juga akan berkoordinasi dengan camat, dinas sosial, dan Satpol PP Kota Medan," tegasnya.*
(mi/dh)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (13/7/2026) dengan pergerakan negatif. Indeks saham nasional dibu
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsu
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dimulainya tahun ajaran baru 2026 di seluruh Indonesia disambut gembira oleh para pelajar yang kembali mengikuti kegiatan bela
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan semangat olahraga sebagai energi baru dalam membangun Kota
OLAHRAGA
OlehDjarot Saiful HidayatKEJAKSAAN Agung berdiri di atas mandat yang jelas sejak Republik ini lahir, yaitu menjadi benteng terakhir yang me
OPINI
JAKARTA Pakar ekonomi syariah, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Lc., M.Ec., mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir negatif menj
AGAMA
PANGKALPINANG Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 menjad
NASIONAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 masih menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menen
EKONOMI
ACEH TAMIANG Pemulihan sektor pertanian di wilayah Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi terus menunjukkan perkembangan positif.
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH TIMUR Polres Aceh Timur, Polda Aceh, masih menyelidiki penemuan jenazah seorang bayi perempuan yang ditemukan mengapung di aliran S
PERISTIWA