BREAKING NEWS
Kamis, 28 Mei 2026

Viral Pengemis di Medan Diduga Lempari Mobil karena Tak Diberi Uang

Adelia Syafitri - Kamis, 28 Mei 2026 19:09 WIB
Viral Pengemis di Medan Diduga Lempari Mobil karena Tak Diberi Uang
Aksi seorang pengemis di kawasan Simpang Gaperta, Kota Medan, mendadak viral di media sosial usai diduga melempari mobil pengendara yang tidak memberinya uang. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Aksi seorang pengemis di kawasan Simpang Gaperta, Kota Medan, mendadak viral di media sosial usai diduga melempari mobil pengendara yang tidak memberinya uang. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (25/5/2026) siang dan memicu keresahan warga sekitar.

Informasi yang beredar menyebutkan, pengemis tersebut diduga marah setelah tidak diberi uang oleh pengendara yang melintas di lampu merah kawasan Simpang Gaperta.

Salah seorang warga, Salimah Nasution, mengaku keluarganya sudah dua kali mengalami kejadian serupa saat melintas di lokasi tersebut.

Baca Juga:

"Ini tadi sore kejadiannya di Simpang Gaperta. Pengemis tidak diberi uang, malah melempar mobil orang. Sudah dua kali kejadian sama kakak saya," ujar Salimah, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, pengemis tersebut diduga berpura-pura mengalami cacat kaki demi menarik simpati pengguna jalan yang berhenti di persimpangan lampu merah.

Keterangan serupa juga disampaikan warga lainnya bernama Andi. Ia mengatakan aksi pengemis itu sempat dipergoki langsung oleh pengendara mobil.

"Yang melihat itu orang naik mobil, dua laki-laki dan satu perempuan. Kejadiannya siang habis salat Zuhur," katanya.

Andi menjelaskan, pengemis itu awalnya meminta uang kepada pengendara. Namun karena tidak diberi, ia diduga emosi dan melempari kendaraan yang melintas.

"Kejadian dua hari lalu, ada pengemudi mobil dilempar pengemis ini. Lalu orang di dalam mobil turun dan mendatangi pengemis tersebut," ujarnya.

Saat didatangi pengendara, warga mengaku terkejut lantaran pengemis tersebut ternyata tidak mengalami cacat kaki seperti yang selama ini diperlihatkan kepada masyarakat.

"Awalnya dia meminta uang di lampu merah itu, terus tidak diberi uang lalu marah. Setelah dicek ternyata kakinya lengkap," tambah Andi.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Helvetia Kompol Nelson JP Sipahutar mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penindakan apabila ditemukan unsur pengrusakan maupun gangguan ketertiban umum.

"Akan kami tindak apabila yang bersangkutan melakukan pengrusakan dengan melempar kendaraan yang lewat serta mengganggu ketertiban umum. Kami juga akan berkoordinasi dengan camat, dinas sosial, dan Satpol PP Kota Medan," tegasnya.*

(mi/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Miris! Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Batu Bara  Patungan Gotong Royong Tengah Malam Demi Keselamatan
Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Alami Gangguan Kesehatan
Akses Jalan Rusak dan Sempit di Benteng Sungai Talawi, Samping Titi Julukkan Sirotol Mustakim Sudah Makan Korban.
Jelang Idulfitri 1447 H, Jalan di Simpang Empat Talawi Rusak Parah Jadi Ancaman Pengendara, Warga Minta Pemkab Batu Bara Segera Bertindak
Operasi Keselamatan Krakatau 2026: Banner Hijau Polres Pringsewu Jadi “Alarm” Keselamatan di Jalan Lintas Barat Sumatera
Respons Cepat Call Center 110, Polisi Kuta Selatan Tindaklanjuti Laporan Pengendara Diduga Mabuk dan Bersenjata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru