Bupati Baharuddin Apresiasi Bantuan Hewan Kurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Batu Bara
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban bantuan kemasyarakatan da
PEMERINTAHAN
MEDAN — Aksi seorang pengemis di kawasan Simpang Gaperta, Kota Medan, mendadak viral di media sosial usai diduga melempari mobil pengendara yang tidak memberinya uang. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (25/5/2026) siang dan memicu keresahan warga sekitar.
Informasi yang beredar menyebutkan, pengemis tersebut diduga marah setelah tidak diberi uang oleh pengendara yang melintas di lampu merah kawasan Simpang Gaperta.
Salah seorang warga, Salimah Nasution, mengaku keluarganya sudah dua kali mengalami kejadian serupa saat melintas di lokasi tersebut.Baca Juga:
"Ini tadi sore kejadiannya di Simpang Gaperta. Pengemis tidak diberi uang, malah melempar mobil orang. Sudah dua kali kejadian sama kakak saya," ujar Salimah, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, pengemis tersebut diduga berpura-pura mengalami cacat kaki demi menarik simpati pengguna jalan yang berhenti di persimpangan lampu merah.
Keterangan serupa juga disampaikan warga lainnya bernama Andi. Ia mengatakan aksi pengemis itu sempat dipergoki langsung oleh pengendara mobil.
"Yang melihat itu orang naik mobil, dua laki-laki dan satu perempuan. Kejadiannya siang habis salat Zuhur," katanya.
Andi menjelaskan, pengemis itu awalnya meminta uang kepada pengendara. Namun karena tidak diberi, ia diduga emosi dan melempari kendaraan yang melintas.
"Kejadian dua hari lalu, ada pengemudi mobil dilempar pengemis ini. Lalu orang di dalam mobil turun dan mendatangi pengemis tersebut," ujarnya.
Saat didatangi pengendara, warga mengaku terkejut lantaran pengemis tersebut ternyata tidak mengalami cacat kaki seperti yang selama ini diperlihatkan kepada masyarakat.
"Awalnya dia meminta uang di lampu merah itu, terus tidak diberi uang lalu marah. Setelah dicek ternyata kakinya lengkap," tambah Andi.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Helvetia Kompol Nelson JP Sipahutar mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penindakan apabila ditemukan unsur pengrusakan maupun gangguan ketertiban umum.
"Akan kami tindak apabila yang bersangkutan melakukan pengrusakan dengan melempar kendaraan yang lewat serta mengganggu ketertiban umum. Kami juga akan berkoordinasi dengan camat, dinas sosial, dan Satpol PP Kota Medan," tegasnya.*
(mi/dh)
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban bantuan kemasyarakatan da
PEMERINTAHAN
MEDAN Aksi kejahatan jalanan di kawasan Marelan, Kota Medan, berakhir tragis setelah seorang pelaku begal tewas usai mengalami kecelakaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 9 juta tabung secara nasional selama periode libur pa
EKONOMI
JAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) buka suara terkait dugaan manipulasi nilai faktur ekspor atau underinvoicing cr
EKONOMI
NAIROBI Kebakaran hebat melanda asrama sekolah putri di kawasan Lembah Rift, Kenya, Kamis (28/5/2026) dini hari. Sedikitnya 15 siswi SMA d
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto buka suara terkait dugaan pemalsuan riset oleh se
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dilanjutkan pada tahun 2027. Pemeri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Timnas Indonesia U20 tergabung di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 usai hasil drawing resmi diumumkan Konfederasi Sepak Bola
OLAHRAGA
TAPTENG Seorang pemuda berinisial BS (20), warga Dusun III, Desa Sampang Maruhur, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapten
PERISTIWA
MEDAN Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT) Regional Division mencatat peningkatan volume kendaraan selama momentum libur Hari Raya Iduladha
NASIONAL