BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Labfor Polri dan Inafis Olah TKP Kebakaran di Fakultas Pertanian USK, Temukan Botol Berisi Cairan Kimia

T.Jamaluddin - Jumat, 05 Juni 2026 08:09 WIB
Labfor Polri dan Inafis Olah TKP Kebakaran di Fakultas Pertanian USK, Temukan Botol Berisi Cairan Kimia
Tim Labfor Polri Cabang Medan bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh menyelesaikan olah TKP terkait kasus pengrusakan dan dugaan pembakaran sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian USK, Banda Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan bersama Unit Identifikasi dan Forensik (Inafis) Satreskrim Polresta Banda Aceh menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus pengrusakan dan dugaan pembakaran sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.

Pemeriksaan yang berlangsung selama dua hari itu menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pengrusakan dan kebakaran.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah botol terbakar yang mengeluarkan aroma khas hidrokarbon, selain batu, potongan kayu, dan gir sepeda motor.

Baca Juga:

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polri.

"Beberapa barang bukti telah dibawa ke Laboratorium Forensik Polri untuk dilakukan pemeriksaan dan analisis lebih lanjut," kata Dizha, Kamis malam, 4 Juni 2026.

Menurut Dizha, olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus mendokumentasikan berbagai bentuk kerusakan yang terjadi di lingkungan Fakultas Pertanian USK.

Pada hari pertama pemeriksaan, Rabu, 3 Juni 2026, tim forensik melakukan penyisiran di sejumlah gedung dan menemukan berbagai kerusakan pada pintu, kusen, serta jendela yang pecah.

Di sekitar lokasi juga ditemukan batu dan kayu yang diduga digunakan untuk merusak Gedung F, G, dan H.

Sementara itu, di Gedung E yang merupakan area Fakultas Pertanian lama, petugas tidak menemukan kerusakan maupun bekas kebakaran.

Tim kemudian memusatkan perhatian pada laboratorium yang terbakar guna mencari sumber api dan mengumpulkan sampel untuk kebutuhan analisis laboratorium.

Pemeriksaan dilanjutkan pada hari kedua, Kamis, 4 Juni 2026, dengan fokus pada kawasan Fakultas Pertanian yang baru.

Tim melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Gedung A, B, C, dan D serta beberapa bangunan lainnya.

Di Gedung B, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran dan pengrusakan.

Selain botol yang terbakar dan berbau hidrokarbon, ditemukan pula batu, kayu, dan gir kendaraan.

Dizha mengatakan hasil analisis laboratorium akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk melengkapi proses penyidikan agar penanganan kasus berjalan berdasarkan bukti ilmiah," ujarnya.

Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terhadap seluruh barang bukti yang telah diamankan.

Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran dan pengrusakan yang terjadi di lingkungan Fakultas Pertanian USK tersebut.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Jumat 5 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Disertai Petir
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Turnamen Tenis Kapolda Cup 2026
RUU Polri Masuk Tahap Krusial, DPR dan Pemerintah Bahas Perpanjangan Usia Pensiun Pekan Depan
Wagub Aceh dan MPU Bahas Keseragaman Hukum Mawaris, Perkuat Kepastian Hukum bagi Masyarakat
1.709 Alat Berat Dikerahkan untuk Percepat Pemulihan Bencana di Sumatera
Mualem Sambut Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional hingga Tambang Ilegal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru