BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Nadiem Makarim Bantah Dakwaan Korupsi Chromebook, Sebut Digitalisasi Pendidikan Merupakan Mandat Jokowi

Adelia Syafitri - Selasa, 23 Juni 2026 17:51 WIB
Nadiem Makarim Bantah Dakwaan Korupsi Chromebook, Sebut Digitalisasi Pendidikan Merupakan Mandat Jokowi
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebelum sidang duplik pribadinya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia juga membantah adanya keterlibatan atau permufakatan dengan pihak Google dalam pengadaan tersebut.

Nadiem turut menjelaskan struktur tim kerja di kementeriannya yang disebutnya berisi para profesional muda.

Ia menegaskan mereka bukan "shadow organization" seperti yang dituduhkan.

"Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa kita, bukan suatu shadow organization yang menakutkan," ujarnya.

Selain itu, Nadiem menjelaskan pembentukan grup WhatsApp internal sebagai ruang diskusi kebijakan sebelum dirinya resmi menjabat menteri.

Ia menyebut tidak ada pembahasan terkait pengadaan Chromebook dalam grup tersebut.

"Tidak pernah sekalipun disebut mengenai pengadaan Chromebook," katanya.

Dalam pembelaannya, Nadiem juga mengkritik perhitungan jaksa terkait dugaan kerugian negara yang disebut mencapai Rp 9,9 triliun.

Ia menilai angka tersebut tidak sepenuhnya tepat karena berbasis asumsi dan sampling.

Sebelumnya, Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 5,6 triliun subsider 9 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM.* (d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Permohonan JC Sony Sonjaya Ditolak, Kejagung: Dia Pelaku Utama Kasus Korupsi MBG
Tak Perlu Antre! Cukup Lewat HP, Warga Medan Bisa Ajukan Bantuan PKH dan BPNT Melalui Portal Perlinsos
Pemkot Medan Siapkan Rp 4,5 Miliar untuk Rehab Gedung Kejari Medan
DTSEN Bermasalah, Jalur Afirmasi SPMB 2026 Dikhawatirkan Salah Sasaran
DPRD Asahan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Minta OPD Utamakan Kepentingan Rakyat
Sidang Korupsi Smartboard Langkat: Saksi Sebut Ada Arahan Percepatan Pengadaan dari Pj Bupati Faisal Hasrimy
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru