BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Tangis Wabup Langkat Pecah usai Ondim Terjaring OTT KPK, Kenang Pertemuan Terakhir

Adelia Syafitri - Jumat, 03 Juli 2026 20:27 WIB
Tangis Wabup Langkat Pecah usai Ondim Terjaring OTT KPK, Kenang Pertemuan Terakhir
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti saat wawancara soal Ondim ditangkap KPK (Foto: Istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN– Wakil Bupati Langkat, Tiorita Subakti, tak kuasa menahan tangis setelah mengetahui Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tiorita mengaku tidak menyangka kabar tersebut menimpa orang yang baru ditemuinya beberapa hari lalu.

Tiorita mengatakan pertemuan terakhirnya dengan Syah Afandin terjadi saat peringatan Hari Bhayangkara, dua hari sebelum operasi tangkap tangan dilakukan KPK.

"Saya jumpa dua hari lalu, waktu Hari Bhayangkara," ujar Tiorita kepada wartawan, Jumat (3/7/2026), sembari mengusap air mata.

Baca Juga:

Ia mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti kondisi maupun keberadaan Bupati Langkat setelah diamankan KPK. Meski demikian, Tiorita berharap Syah Afandin tetap diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

Selain itu, ia juga menyampaikan doa agar keluarga Syah Afandin diberikan ketabahan menghadapi ujian tersebut.

Terkait perkara yang sedang ditangani KPK, Tiorita memilih menghormati proses hukum dan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada penetapan status resmi dari lembaga antirasuah.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan telah mengamankan tujuh orang dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.

Ketujuh orang tersebut terdiri atas Bupati Langkat Syah Afandin, seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, serta lima pihak swasta.

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan pihak swasta kepada Bupati Langkat.

Saat ini, Syah Afandin telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum penyidik menentukan langkah hukum berikutnya.* (k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Raja Juli Tegaskan Dukung KPK Usut Dugaan Korupsi Kehutanan, Siap Bersikap Kooperatif
Raja Juli Akui Pernah Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Izin Kawasan Hutan
PKB Dorong Revisi UU Pilkada, Maraknya Korupsi Kepala Daerah Jadi Sorotan
Siapa Tiorita Surbakti? Wakil Bupati Langkat yang Berpeluang Isi Kekosongan Jabatan Bupati
Harta Bupati Langkat Terungkap Usai OTT KPK, Nilainya Capai Rp10,6 Miliar
Usai OTT Bupati Langkat, KPK Segel Ruang Kerja dan Kamar Tidur Ondim
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru