Gempur Titik Api Menhut Kerahkan 5.000 ASN Kehutanan untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi Prioritas
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
MEDAN -Polisi hari ini melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan Dr. Tiromsi Sitanggang, seorang dosen sekaligus notaris, yang diduga membunuh suaminya, Rusman Maralen Situngkir. Rekonstruksi ini berlangsung di rumah mereka yang terletak di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia.
Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Alexander Putra Piliang, memastikan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai peristiwa tragis yang terjadi pada 22 Maret 2024. “Iya benar, kita bersama pihak kejaksaan menggelar rekonstruksi hari ini,” ungkap Alex .
Saksi dan Kerumunan Warga
Sejak pagi, lokasi kejadian telah dipadati oleh petugas kepolisian dan sejumlah warga yang ingin menyaksikan rekonstruksi. Petugas terlihat mempersiapkan berbagai aspek yang akan ditampilkan selama proses rekonstruksi berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, persiapan masih berjalan dengan baik.
Kasus ini mulai terkuak ketika Rusman dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian menemukan sejumlah kejanggalan di sekitar kematian korban.
Penetapan Tersangka
Dr. Tiromsi, yang berusia 61 tahun, ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil autopsi menunjukkan bahwa Rusman tewas akibat penganiayaan, bukan kecelakaan. Kapolsek menjelaskan, “Awalnya, korban dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan. Namun, setelah melakukan pengecekan di lokasi, kami tidak menemukan tanda-tanda kecelakaan.”
Keluarga korban, yang merasa ada kejanggalan dalam kematian Rusman, melaporkan kasus ini ke polisi. Pihak kepolisian kemudian melakukan ekshumasi dan menemukan luka-luka di tubuh korban, termasuk sobekan di bawah mata dan memar di kepala, yang mengindikasikan bahwa korban tewas dianiaya.
Motif yang Belum Terungkap
Hingga saat ini, motif di balik pembunuhan ini masih menjadi misteri. Tersangka, Dr. Tiromsi, belum mengakui perbuatannya dan belum ada penjelasan jelas mengenai alasan di balik tindakan kekerasan tersebut. Sejumlah isu beredar, termasuk dugaan perselingkuhan dan pengklaiman asuransi jiwa korban sebesar Rp 500 juta.
Kuasa hukum keluarga korban, Ojahan Sinurat, mengungkapkan bahwa Dr. Tiromsi memiliki tiga Kartu Keluarga (KK), yang menambah kompleksitas kasus ini. “Tersangka ini ada tiga KK. Satu KK ikut dia sebagai kepala rumah tangga, KK kedua tidak ikut suami, dan KK yang ketiga hanya dia sendiri,” jelas Ojahan.
Rekonstruksi yang dilakukan hari ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kejadian yang terjadi di rumah mereka. Polisi masih mendalami kasus ini untuk mencari tahu apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam tindakan penganiayaan tersebut.
Kompol Alexander Putra Piliang menambahkan, “Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini dan berharap dapat menemukan jawaban atas pertanyaan yang masih menggantung.”
Dengan terungkapnya fakta-fakta baru, masyarakat berharap keadilan dapat ditegakkan, sementara keluarga korban masih berjuang untuk memahami tragedi yang menimpa mereka. Kasus ini akan terus menjadi perhatian, baik bagi pihak berwenang maupun masyarakat luas.
(N/014)
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL
PALEMBANG Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi
NASIONAL