BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Polresta Manado Usut Dugaan Penipuan Modus Lolos Bintara TNI, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

gusWedha - Kamis, 06 Agustus 2026 18:16 WIB
Polresta Manado Usut Dugaan Penipuan Modus Lolos Bintara TNI, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah
Polresta Manado menangani dugaan kasus penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan dalam seleksi Bintara TNI Angkatan Darat (AD). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Pada pertengahan April lalu, Rindam XIII/Merdeka sudah melantik Bintara TNI Angkatan Darat. Namun anak kami tidak termasuk yang dilantik," tutur AM.

Para korban menduga kasus serupa juga dialami sejumlah masyarakat lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya lebih dari lima orang diduga menjadi korban dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat serta aliran dana yang telah diserahkan.

Dalam perkembangan penanganan perkara, Polresta Manado disebut telah menerbitkan Daftar Pencarian Saksi (DPS) sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk melengkapi alat bukti dan mengungkap rangkaian dugaan tindak pidana tersebut.

"Kami berharap penyidik bekerja secara maksimal agar dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus meluluskan menjadi anggota TNI dapat diungkap secara tuntas," ujar salah seorang korban.

Para korban juga meminta agar proses hukum berjalan secara transparan sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih menunggu keterangan resmi dari Humas Polresta Manado mengenai perkembangan penyidikan, termasuk status hukum pihak yang dilaporkan serta langkah hukum yang telah dilakukan.

Kasus tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku dapat menjamin kelulusan dalam seleksi TNI maupun institusi negara lainnya dengan meminta imbalan uang.

Proses penerimaan prajurit TNI dilakukan melalui mekanisme resmi, transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya.

Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati terhadap praktik percaloan atau pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Geger! Ratusan Senjata, Narkotika, hingga CD Video Porno Ditemukan di Ruangan Yayasan Sekolah Jaksel
Usai Perkara KDRT Dihentikan Lewat Restorative Justice, Roberto Kini Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran UU ITE
Prabowo Panggil Pimpinan TNI ke Istana, Ini Program Strategis yang Dibahas
Polda Sumut Bongkar Sindikat Penipuan Online Internasional di Medan, Kerugian Korban Capai Rp6,7 Miliar
Misteri Kematian Anak 6 Tahun di Sumur Tapsel Mulai Terkuak, Autopsi Temukan Tanda Kekerasan
Yusril: Koruptor Dihukum Mati pun Percuma Kalau Moralnya Rusak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru