Bukan Karena Tembakan, Labfor Polda Sumut Ungkap Penyebab Pecahnya Kaca Rumah Dinas Wabup Deli Serdang
DELI SERDANG Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serd
PERISTIWA
LAMPUNG -Dalam sebuah insiden tragis yang mengguncang Kampung Surabaya Ilir, Lampung Tengah, seorang suami berinisial MR (24) ditangkap oleh pihak kepolisian setelah menembak istrinya, Y (20), pada Selasa (1/10). Peristiwa ini terjadi di kediaman mereka dan melibatkan senjata api rakitan.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil diamankan pada Kamis (3/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam penangkapannya, polisi juga menyita barang bukti berupa senjata api rakitan, satu butir peluru, dan rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
“Pelaku telah kami amankan berikut barang bukti senjata api rakitan. Saat ini pelaku telah dilakukan penahanan di Mapolres Lampung Tengah,” kata Andik dalam keterangannya.
Kronologi Kejadian
Kronologi kejadian berawal dari cekcok mulut antara pasangan suami istri tersebut. Menurut keterangan Andik, pertengkaran yang terjadi pada pukul 08.00 WIB itu berujung pada tindakan kekerasan. MR, dalam keadaan emosi, mengeluarkan senjata api rakitan dan menembak istrinya di lengan bagian kanan. Akibatnya, Y mengalami retak pada tulang tangan kanan dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Yukum Medical Center.
“Beruntung, kondisi korban saat ini sudah stabil setelah mendapatkan perawatan,” imbuhnya.
Langkah Hukum
Polisi melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti lainnya yang mendukung penyidikan. Andik menjelaskan bahwa pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 44 ayat 2 UU No 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal. Ancaman hukuman bagi pelaku bisa mencapai 20 tahun penjara.
Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan semua bukti yang diperlukan. “Kami akan memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Dampak Sosial
Peristiwa ini kembali menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya penyelesaian konflik rumah tangga secara baik dan damai. Banyak pihak menyerukan perlunya dukungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga, serta peningkatan pemahaman tentang dampak kekerasan dalam keluarga.
“Ini adalah pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga harus diakhiri. Semua pihak harus berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi keluarga,” tambah Andik.
Dengan penangkapan pelaku, diharapkan kasus serupa tidak terulang di masa mendatang, dan korban mendapatkan keadilan serta perlindungan yang mereka butuhkan.
(N/014)
DELI SERDANG Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serd
PERISTIWA
MEDAN Tim gabungan masih melanjutkan proses evakuasi korban ledakan yang terjadi di rumah nomor 3B, Komplek Grand Polonia, Kota Medan, S
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi banjir yang kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Ia meminta Peme
PERISTIWA
LANGKAT Kisah cinta pasangan muda di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang memilih menikah meski berbeda keyakinan, berujung pada pros
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap bahwa kliennya pernah mengajukan pinjaman bank senilai sekitar Rp10 miliar u
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Aceh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Poloni
PERISTIWA
MEDAN Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BetulBetul melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polda Sumatera Utara terhadap PT Pertamina Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di dep
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN