Cegah Kriminalisasi Warga Kecil! Pemprov Sumut Sebar Paralegal di 6.110 Desa dan Kelurahan
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pening
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Polda Metro Jaya akan mengumumkan hasil pemeriksaan forensik jenazah Sutrimo pada pekan ini. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hasil pemeriksaan masih menunggu proses laboratorium dari tim dokter forensik.
"Kemungkinan kita menerima hasil di minggu ini dari dokter forensik. Ini masih dikomunikasikan dari penyidik," kata Budi kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).Baca Juga:
Budi menjelaskan hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan oleh dokter forensik yang menangani pemeriksaan jenazah. Polisi masih menunggu seluruh proses laboratorium selesai.
"Mudah-mudahan minggu ini karena yang bekerja adalah lab. Makanya kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan, mereka-mereka yang expert di bidangnya masing-masing," ujarnya.
Selain menunggu hasil forensik, penyelidikan kasus kematian Sutrimo masih terus berjalan. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 27 saksi.
"Yang pasti sampai detik ini dalam proses penyidikan ada 27 saksi yang diperiksa," kata Budi.
Polda Metro Jaya bersama tim dokter forensik sebelumnya melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026).
Proses ekshumasi berlangsung sekitar 3,5 jam, mulai pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Tim kemudian mengambil sejumlah sampel untuk pemeriksaan laboratorium.
Ketua Tim Dokter Forensik Prof Yudi sebelumnya mengatakan pihaknya mendapat informasi jenazah Sutrimo mengeluarkan buih dari hidung dan mulut saat meninggal. Namun, kondisi tersebut sudah tidak terlihat ketika ekshumasi dilakukan.
"Memang informasi yang kami terima, jenazah Sutrimo ini mengeluarkan swab, mengeluarkan buih ya dari hidung dan mulutnya pada saat dia meninggal. Namun pada waktu kami ekshumasi tadi, sudah tidak ada," kata Yudi saat konferensi pers, Rabu (12/8).
Meski demikian, tim forensik tetap mengambil sampel melalui metode swab untuk mengetahui kemungkinan adanya zat tertentu yang masih tersisa.
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pening
PEMERINTAHAN
MEDAN Polrestabes Medan menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di sejumlah wilayah Sum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ahmad Khozinuddin bersama Aliansi Rakyat Menggugat dan organisasi Pengacara Jawara Bela Umat (Pejabat) mendatangi Gedung DPR RI, J
POLITIK
MEDAN Satlantas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi layanan mobil Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling untuk periode 1218 Oktober
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan meraih dua penghargaan nasional dalam ajang PERSI Award 2026. Prestasi tersebut me
KESEHATAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan intervensi pasar untuk menekan kenaikan harga cabai
EKONOMI
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea menyindir Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung setelah menyarankan Wakil P
POLITIK
KISARAN Seorang pria bernama Agung Gunawan (25) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh dua orang yang diduga debt collecto
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berupaya mengoptimalkan pemenuhan hakhak warga binaan pemasyaraka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp2.000 per gram pada Senin (12/10/2026). Berdasarkan data yang dikutip dari lam
EKONOMI