Kopi Arabica Sigararutang Jadi Magnet PRSU 2026, Produk UMKM Simalungun Ramai Diburu Pengunjung
MEDAN Paviliun Kabupaten Simalungun menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50. B
EKONOMI
JAMBI -Kasus pembunuhan Resti Widia, seorang wanita berusia 30 tahun, menggegerkan publik setelah jasadnya ditemukan di dalam lemari kos di Jambi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terlipat di antara tumpukan pakaian. Penemuan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena Resti dikenal sebagai wanita yang cantik dan aktif di media sosial.
Tersangka dalam kasus ini adalah pria berinisial DS, 24 tahun, yang diketahui merupakan teman kencan Resti pada malam kejadian. Menurut keterangan Kasatreskrim Polresta Jambi, Kompol Marhara Tua Siregar, DS adalah sosok yang terakhir kali bersama korban sebelum kejadian tragis ini terjadi. “Tersangka adalah teman kencan korban,” ungkapnya.
Pelarian dan Penangkapan Tersangka
Setelah melakukan aksi kejamnya, DS sempat melarikan diri dan berhasil ditangkap di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan oleh DS. Kombes Pol Eko Wahyudi, Kapolresta Jambi, menegaskan bahwa pihaknya akan menggali lebih dalam mengenai alasan di balik tindakan nekat tersebut.
“Setelah tersangka tiba di Jambi, kami akan mendalami motif dan bagaimana dia melakukan aksinya,” kata Eko. Hingga saat ini, belum ada informasi yang pasti mengenai motif di balik pembunuhan Resti. Namun, sejumlah barang berharga milik korban, seperti ponsel dan perhiasan, dilaporkan hilang setelah kejadian.
Motif Pembunuhan Masih dalam Penyidikan
Dalam kasus ini, kepolisian tidak hanya berfokus pada pembunuhan, tetapi juga pada penghilangan barang-barang berharga milik Resti. DS diduga tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur ponsel dan perhiasan miliknya. Dalam pernyataannya, Eko menambahkan, “Ada sejumlah barang berharga yang hilang seperti tabungan dan kalung.”
Kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa akun TikTok Resti Widia diduga dibajak oleh pelaku. Akun tersebut masih aktif dan mengunggah konten setelah kematian korban. Banyak netizen yang memperhatikan perubahan nama akun TikTok Resti yang kini berjudul “Calon Jenazah.” Hal ini memicu dugaan bahwa pelaku mungkin menggunakan akun tersebut untuk menutupi jejaknya.
Perubahan nama dan konten yang diunggah pada hari penemuan jasadnya menambah misteri seputar kasus ini. Netizen pun ramai berkomentar tentang perubahan ini, mempertanyakan apakah pelaku berada di balik pengelolaan akun yang seharusnya milik Resti.
Reaksi Publik
Kasus pembunuhan Resti Widia menarik perhatian luas di media sosial. Banyak netizen yang menyampaikan duka cita serta mengutuk tindakan keji yang dilakukan oleh DS. Mereka meminta pihak kepolisian untuk segera mengungkap motif di balik pembunuhan ini dan memberikan keadilan bagi Resti.
“Perasaan Ayuk ni sebelum meninggal, nama akun nyo dk ado kek gt pas udah meniinggal knpa namo akun nyo ya Allah,” tulis salah satu netizen, menggambarkan kebingungan dan kekecewaan masyarakat terhadap situasi ini.
Pihak kepolisian kini terus bekerja untuk menyelidiki lebih lanjut kasus ini, dengan harapan dapat menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang masih menggantung. Publik menantikan perkembangan selanjutnya, termasuk motif di balik tindakan DS dan kejelasan mengenai pengelolaan akun media sosial korban.
Kejadian ini bukan hanya menjadi sorotan di Jambi, tetapi juga menarik perhatian di seluruh Indonesia, menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan di dunia digital. Sementara itu, Resti Widia dikenang sebagai sosok yang tragis, dan kasus ini menjadi satu lagi catatan kelam dalam sejarah kekerasan terhadap perempuan di Indonesia.
(N/014)
MEDAN Paviliun Kabupaten Simalungun menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50. B
EKONOMI
MEDAN Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. Dr. M. Ildrem Provinsi Sumatera Utara memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 untuk me
KESEHATAN
MEDAN Paviliun Pemerintah Kabupaten Asahan menjadi salah satu stan yang mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara
PARIWISATA
MEDAN Produk kuliner olahan ubi dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi salah satu d
EKONOMI
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Bukan hanya melihat pameran produk unggul
PARIWISATA
MUARA SABAK Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama Pemerintah Kecamatan Kuala Jambi menyalurkan bantuan
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di kediamannya kawasan Kertanega
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang bersama jajaran pimpinan BGN mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberant
NASIONAL
MEDAN Meski pemerintah sudah melarang promosi rokok, namun di Paviliun Pemko Pematangsiantar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50 tahu
EKONOMI
JAKARTA Rencana ekspor listrik Indonesia ke Singapura masih dalam tahap pembahasan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil La
EKONOMI