Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Selasa 8 September 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Selasa, 8 Sept
NASIONAL
JAKARTA -polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa pelaku pengerusakan dan pembubaran paksa dalam sebuah acara diskusi di Hotel Grand Kemang, Mampang, Jakarta Selatan, bukan berasal dari kelompok demonstran. Polisi telah menahan sejumlah tersangka terkait insiden tersebut.
Kombes Ade Ary Syam, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa aksi pengerusakan yang terjadi pada Selasa (1/10) itu melibatkan komplotan preman yang tidak memiliki kaitan dengan kelompok pendemo yang melakukan aksi di depan hotel. “Bukan pendemo. Pelaku lainnya bukan yang demo. Yang demo tidak ada kaitannya dengan yang melakukan tindak pidana ini. Beda. Dari awal kan sudah clear,” ungkapnya kepada wartawan.
Pada hari kejadian, terdapat dua kelompok berbeda di lokasi. Satu kelompok melakukan aksi demonstrasi di depan hotel, sementara kelompok lainnya masuk ke dalam acara diskusi dan melakukan pengerusakan. “Jadi, saat petugas sedang mengamankan aksi unjuk rasa, tiba-tiba ada yang masuk dan melakukan pengerusakan. Ceritanya gitu, jadi ada dua kelompok masyarakat berbeda,” tambah Ade.
Pihak kepolisian kini sedang mendalami lebih lanjut dugaan kasus pengerusakan tersebut, termasuk mencari individu-individu lain yang terlibat dalam tindakan tersebut. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas sebagai upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mencegah tindak kejahatan serta premanisme.
“Para pelaku lainnya sedang dilakukan pendalaman sebagai komitmen Polda Metro Jaya untuk mengungkap kasus tindak pidana yang terjadi. Kami tidak akan memberikan ruang pada para pelaku kejahatan, premanisme, persekusi, atau aksi kekerasan. Pasti akan diungkap dan ditangkap pelakunya,” tegas Ade.
Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menangani kasus-kasus semacam ini dan komitmen untuk menjaga keamanan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Ini adalah komitmen Kapolda Metro Jaya untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat,” tutup Ade.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap tindakan anarkis, serta perlunya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Polda Metro Jaya berharap, melalui tindakan tegas ini, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan diskusi, demonstrasi, atau acara publik lainnya tanpa takut akan gangguan dari pihak-pihak yang berniat merusak.
(N/014)
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Selasa, 8 Sept
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan anggaran bencana secara maksimal apabila Bad
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan penegakan hukum harus berlaku adil bagi seluruh masyaraka
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilakan Polda Metro Jaya memeriksa staf administrasi Kejagung Febrio Adiono dalam penyelidikan ka
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho menjadi salah satu saksi kunci dalam kasus duga
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan peningkatan pada
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meluncurkan Medan Corpu Smart sebagai platform pembelajaran digital bagi aparatur sipil negara (ASN) di li
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkenalkan sejumlah destinasi wisata dan kuliner khas daerah kepada del
PARIWISATA
MEDAN Rangkaian kegiatan IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) mulai digelar di Sumatera Utara (Sumut). Forum tersebut diha
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pengembangan berbagai komoditas potensial agar memiliki nilai
EKONOMI