Serangan ke Masjid Abu Bakr al-Siddiq, Tepi Barat Kembali Memanas
NABLUS Otoritas Palestina mengecam aksi pembakaran sebagian masjid oleh pemukim Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Insiden itu
INTERNASIONAL
PEMATANG SIANTAR – Kejadian memilukan terjadi di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, di mana dua penyandang disabilitas tuli menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang. Insiden ini terjadi pada Rabu (25/9/2024) malam, di Jalan Wahidin, Kecamatan Siantar Utara. Kapolsek Siantar Utara, AKP Nelson Aritonang, mengonfirmasi bahwa satu pelaku bernama MSP telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Kedua korban, Joshua Mario Putra Sihombing (24) dan Anjes Chrisman Sitompul (19), sedang dalam perjalanan pulang setelah beraktivitas di Lapangan Haji Adam Malik. Ketika mereka berboncengan dengan sepeda motor, tiba-tiba enam orang pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor memepet mereka. “Setibanya di TKP, salah satu pelaku menendang sepeda motor korban, tetapi beruntung mereka tidak sampai terjatuh,” jelas Nelson.
Tidak hanya itu, para pelaku juga melakukan penganiayaan dengan menggunakan batu, mengenai bagian pinggang belakang salah satu korban. Situasi semakin menegangkan ketika kedua korban berteriak meminta pertolongan, membuat para pelaku segera melarikan diri.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera mendekati dan menolong korban, yang kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Setelah mendapatkan perawatan, kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siantar Utara,” ungkap Nelson.
Pihak kepolisian segera mengambil langkah cepat dengan menyelidiki insiden ini. Dalam waktu singkat, sekitar empat jam setelah laporan diterima, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial MSP (21) pada Kamis (26/9) sekitar pukul 01.00 WIB. “Satu pelaku berhasil ditangkap, sementara kami masih memburu pelaku lainnya,” kata Nelson.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pengeroyokan ini diduga dipicu oleh tindakan sepele: para pelaku tersinggung ketika kedua korban tersenyum kepada mereka. “Motif pengeroyokan ini cukup menyedihkan, karena hanya karena senyum, mereka melakukan tindakan kekerasan. Kami masih mencari pelaku lain yang terlibat,” tambahnya.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di masyarakat dan menyoroti pentingnya kesadaran akan hak asasi manusia, termasuk perlindungan bagi penyandang disabilitas. Banyak warga berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku lainnya dan memberikan keadilan bagi korban.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih sensitif terhadap kekerasan terhadap kelompok rentan dan mendukung upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi setiap individu, terlepas dari kondisi fisik atau kemampuannya.
(K/09)
NABLUS Otoritas Palestina mengecam aksi pembakaran sebagian masjid oleh pemukim Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Insiden itu
INTERNASIONAL
BANDA ACEH Ketua Koperasi Merah Putih Syariah Gampong Lam Lumpu, H. Irawan, bertemu Kepala Bidang Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Prov
EKONOMI
BATAM Siti Kholijah, nenek dari Fandi Ramadhan, terdakwa kasus penyelundupan 2 ton sabu, mendatangi Pengadilan Negeri Batam pada Senin,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Spanduk berisi tuntutan agar Wali Kota Medan Rico Waas mundur dari jabatannya viral di media sosial. Dalam spanduk tersebut tertul
POLITIK
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyepakati alokasi impor 1.000 ton beras dan 580.000 ekor ayam dari Amerika Serikat sebagai bagian dari per
EKONOMI
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, mengajak RRI Sibolga berkolaborasi untuk memperkuat penyebaran informasi publ
PEMERINTAHAN
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, memimpin rapat persiapan Peringatan Hari Jadi Kabupat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja harus lebih proaktif. Ia meminta BPJS Ke
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperluas penyidikan kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jen
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, pemerintah kota tidak melarang pedagang menjual daging nonhalal. Sebaliknya, Pemkot akan men
PEMERINTAHAN