BREAKING NEWS
Jumat, 18 September 2026

TNI Ungkap 44.677 Hektare Aset Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Abyadi Siregar - Rabu, 16 September 2026 15:51 WIB
TNI Ungkap 44.677 Hektare Aset Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Asrenum Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya dalam RDPU terkait RUU Pengaturan Reforma Agraria di Baleg DPR RI, Rabu, 16 September 2026. (foto: TVR Parlemen/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tim tersebut nantinya akan menyandingkan data aset tanah TNI dengan peta bidang tanah, tata ruang, kawasan hutan, serta peta indikatif tanah objek reforma agraria.

TNI juga mengusulkan percepatan pencatatan, pensertifikatan, dan penataan batas terhadap aset pertahanan yang sah dan benar-benar diperlukan.

Selain itu, TNI menyatakan akan menyampaikan laporan secara berkala kepada DPR mengenai perkembangan penataan tanah pertahanan yang beririsan dengan program reforma agraria.

"Sebagai kesimpulan pada akhir penyampaian ini, TNI mendukung pembentukan undang-undang tentang pengaturan reforma agraria sebagai instrumen keadilan sosial dan kepastian hukum pertanahan," kata Candra.

Pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria saat ini masih berlangsung di Baleg DPR RI.

Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan sebelumnya menargetkan RUU tersebut dapat disahkan menjadi undang-undang pada pekan depan.

"Jadi Surat Presiden sudah turun, tinggal DIM (daftar inventarisasi masalah) dari pemerintah yang selanjutnya telah ditugaskan kepada Badan Legislasi, panja untuk menyelesaikan, membahas, sampai dengan minggu depan rampung sudah akan menjadi undang-undang yang sah," ujar Bob saat membuka RDPU terkait RUU Reforma Agraria, Senin, 14 September 2026.

Pembahasan RUU tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam penataan status dan kepastian hukum pertanahan, termasuk aset tanah yang berkaitan dengan kepentingan pertahanan negara.* (km/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penjual Nasi Goreng di Medan Ditangkap karena Edarkan Sabu, Keluarga Sempat Halangi Polisi
Berkedok Skenario Kecelakaan 4 Prajurit Senior Resmi Jadi Tersangka Tewasnya Serda Ahmad di Mess Lanud Halim
Ditelepon Mensesneg Pas Lagi di Toilet Purbaya Bongkar Detik-detik Kaget Tahu Dicopot dari Kursi Menkeu
Rismon Sianipar Sebut Penggugat Syarat Pendidikan Gibran Terafiliasi Kelompok Politik Tertentu
Pengacara Eks Menag Yaqut: Jokowi Perlu Dihadirkan untuk Jelaskan Asal Kuota Haji Tambahan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, THMP Nilai Langkah Denny Indrayana Mengarah ke Makar dan Bangun Ruang ‘Kudeta’
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru