Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap momen dirinya mengetahui akan dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Kepastian itu didapat setelah Purbaya menerima telepon dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat dirinya menghadiri rapat kerja DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan.
Purbaya mengatakan telepon dari Prasetyo menjadi pemberitahuan langsung mengenai pergantian dirinya dari posisi Menteri Keuangan. Bahkan, telepon tersebut diterimanya ketika sedang berada di toilet.
"Pak Prasetyo (Mensesneg)," ujar Purbaya saat ditanya wartawan mengenai sosok yang menelepon dirinya.
Baca Juga:
Purbaya mengaku sebelumnya sudah memperkirakan kemungkinan terjadinya pergantian jabatan. Namun, saat itu dia belum mengetahui secara pasti apakah dirinya benar-benar akan dicopot.
"Ya kita udah hitung-hitung. Kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu," jelasnya.
Terkait isu pencopotannya yang dikaitkan dengan kebijakan pemerintah merombak sejumlah pejabat pajak dan bea cukai, Purbaya mengatakan hal tersebut memang menjadi salah satu pertimbangan.
Namun, dia menegaskan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, Purbaya mengatakan dirinya hanya mengikuti keputusan yang telah ditetapkan.
"Sebagian ada. (Sebagian lainnya) itu kan hak prerogatif presiden, kita ikutin aja," kata Purbaya.
Purbaya juga membantah dirinya dicopot karena terjadi benturan kebijakan dengan pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan fiskal yang dijalankan selama sekitar satu tahun masa jabatannya tetap mengikuti arahan Presiden.
"Gak ada. Kan kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan presiden. Aman lah itu," tegasnya.
Setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya juga membantah kabar dirinya mendapat tawaran menduduki posisi menteri lain, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
"Enggak lah, baru dipecat masa jadi menteri lagi, gimana lo," selorohnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.