BREAKING NEWS
Jumat, 25 September 2026

Beraksi di 71 TKP Sumut-Riau, Sindikat Maling Motor Ditembak Polisi Usai Hasil Curian Buat Nyabu

Adelia Syafitri - Selasa, 22 September 2026 15:23 WIB
Beraksi di 71 TKP Sumut-Riau, Sindikat Maling Motor Ditembak Polisi Usai Hasil Curian Buat Nyabu
Empat pelaku yang diamankan yakni Julpan (38), Welly Hutabarat (29), Sufandy (30) dan Marchelino Agung Gumelar (24). (Foto: dok. Polrestabes Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dari pemeriksaan, Julpan mengaku terlibat dalam pencurian dua sepeda motor milik Tumpak bersama Welly dan dua pelaku lain yang masih diburu.

Motor hasil curian tersebut kemudian dijual kepada terduga penadah seharga Rp7,5 juta. Polisi menyebut uang hasil penjualan digunakan para pelaku untuk membeli sabu dan berfoya-foya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan tersebut diduga telah beraksi di 71 lokasi yang tersebar di Sumut dan Riau. Rinciannya, 30 TKP berada di Medan, 13 TKP di Deli Serdang, 12 TKP di Serdang Bedagai, 15 TKP di Tebing Tinggi dan satu TKP di Pekanbaru.

Selain menangkap empat pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan dalam aksi pencurian, di antaranya kunci L dan kunci T.

Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang disebut terlibat dalam jaringan tersebut, termasuk pihak yang diduga berperan sebagai penadah.* (ds/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelatihan Pertanian Cabai Dampingan MPM PWM Sumut Masuk Tahap Tanam
Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Diperiksa Polda Terkait SPT Dhody Tahir
Terungkap di Sidang Korupsi Internet Tebing Tinggi, Keponakan Wali Kota Akui Uang Rp150 Juta Dipakai Bayar Kuliah S3
Wabup Asahan Buka Silaturahmi Baznas se-Sumut, Dorong Zakat Berdayakan Masyarakat
Jelang Beroperasi, 31 Koperasi Desa Merah Putih di Simalungun Jalani Verifikasi
Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Deli Serdang, Saksi Sempat Lihat Sejoli Mencurigakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru