Kebakaran Hebat Dini Hari di Padangsidimpuan, 11 Rumah Ludes dan 1 Warga Jadi Korban
PADANGSIDIMPUAN Sebanyak 11 rumah semi permanen terbakar di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sum
PERISTIWA
BOGOR – Ombudsman Republik Indonesia mengungkap keberadaan sejumlah bangunan dengan fasilitas mewah di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Temuan tersebut diperoleh saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak atau sidak pada Rabu, 23 September 2026.
Ombudsman menduga bangunan tersebut digunakan sebagai hunian khusus bagi warga binaan pemasyarakatan.Baca Juga:
Dalam pemeriksaan itu, Ombudsman menemukan bangunan yang dilengkapi sejumlah fasilitas seperti ruang tamu, kamar, televisi, kulkas, meja makan hingga fasilitas lainnya.
Tim juga menemukan fasilitas kebugaran dan simulator golf yang masih dalam proses pembangunan.
Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan mengatakan pihaknya memperoleh informasi mengenai adanya pembayaran dari penghuni bangunan tersebut berdasarkan wawancara yang dilakukan saat pemeriksaan.
Namun, besaran uang yang dibayarkan belum diketahui.
"Kemudian berkenaan dengan terkait dengan apakah ada bayaran, berdasarkan wawancara kami lakukan pada saat itu yang terutama yang menghuni rumah memang dia membayar sejumlah tapi tidak disebutkan angkanya, dan itu memang dikomersialkan," kata Syafrida di kantor Ombudsman, Jakarta, pada Kamis, 24 September 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Ombudsman, terdapat lebih dari 10 bangunan di area tersebut.
Tim juga menemukan sejumlah kendaraan mewah yang terparkir di sekitar lokasi.
Ombudsman menyebut salah satu bangunan memiliki fasilitas yang menyerupai hunian apartemen.
Selain ruang tamu dan kamar, terdapat televisi, kulkas serta fasilitas lainnya.
Temuan lain berkaitan dengan aspek keamanan.
Ombudsman menemukan akses keluar di bagian belakang bangunan yang disebut tidak terkunci dan terhubung ke area hutan bambu serta tempat pembuangan sampah.
Ombudsman juga menyampaikan adanya laporan dari keluarga warga binaan mengenai dugaan pungutan sebesar Rp150.000 per minggu di Blok A.
Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari temuan yang perlu ditindaklanjuti.
Temuan fasilitas mewah tersebut kemudian mendapat sorotan Direktur Eksekutif Democratic Judicial Reform (De Jure), Bhatara Ibnu Reza.
Bhatara menilai keberadaan fasilitas tersebut perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat pelanggaran administratif maupun dugaan tindak pidana.
"Ada nuansa korupsi, praktik korupsi. Ya korupsi itu memang tindak pidana. Dan itu perlu ditindaklanjuti karena apa? Ini sidak, sidak itu ibaratnya kalau polisi tangkap tangan OTT," kata Bhatara dalam keterangan tertulisnya, Kamis 24 September 2026.
Ia juga meminta Ombudsman berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta kementerian atau lembaga yang berwenang menangani pengelolaan pemasyarakatan.
"Karena dia (Ombudsman) gak punya kewenangan untuk langsung melakukan penegakan hukum. Dia kemudian memberitahukan penegak hukum, 'Nih di lembaga ini ada begini,' juga memberitahu kementerian/lembaga dalam hal ini Imipas untuk mengatakan, 'Eh anak buah lu nih mulai kalapas, sipir, dan segala macam perlu lu periksa.' Nah, gitu, itu tugasnya Ombudsman," ujar Bhatara.
Menurut Bhatara, pemeriksaan internal diperlukan untuk mengetahui bagaimana fasilitas tersebut dapat digunakan oleh warga binaan.
Ombudsman RI telah meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap temuan di Lapas Cibinong.
Ombudsman juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan di lembaga pemasyarakatan.
Sementara itu, dugaan adanya pembayaran untuk menempati hunian tersebut belum menjelaskan berapa nominal yang dibayarkan, siapa penerima uang, maupun bagaimana mekanisme pengelolaannya.
Karena itu, fakta mengenai dugaan komersialisasi hunian, dugaan maladministrasi, maupun kemungkinan adanya tindak pidana masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
Ombudsman menyatakan akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di bidang pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan.* (di/ad)
PADANGSIDIMPUAN Sebanyak 11 rumah semi permanen terbakar di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sum
PERISTIWA
BOGOR Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membantah adanya fasilitas mewah hunian mirip apar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisaris PT Perkebunan Sumatera Utara (Perseroda), Muhammad Syarif Lubis, mengungkap dugaan aliran dana sebesar Rp1,2 miliar lebi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara akan kembali memanggil Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng untuk menjalani e
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Rahmani Oktaviani Zandroto, didakwa melakukan dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Polisi mengungkap duduk perkara kasus perusakan dan penjarahan 13 rumah warga di Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga mantan istri Brigadir I, Winda Lorenza Gowasa, keberatan terhadap sikap Polda Sumatera Utara yang menilai ekshumasi dan a
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat, 25 September 2026.Perta
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Kehutanan sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menanggapi gugatan yang memp
POLITIK
BOGOR Ombudsman Republik Indonesia mengungkap keberadaan sejumlah bangunan dengan fasilitas mewah di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lap
HUKUM DAN KRIMINAL