DUGAAN SKANDAL MARK-UP MBG: SPPG Tembung 3 Belanja Bahan Baku Harian di Dua Usaha Dagang
MEDAN Tempat belanja kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang diduga melakukan mark up harga bahan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meminta majelis hakim membatalkan surat dakwaan terhadap dirinya dalam perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ia juga meminta dibebaskan dari tahanan setelah putusan atas nota perlawanannya dibacakan.
Permintaan tersebut disampaikan Febrie saat membacakan nota perlawanan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026).
Febrie meminta hakim menerima seluruh dalil dalam nota perlawanan yang diajukan dirinya bersama tim kuasa hukum. Ia menilai surat dakwaan jaksa penuntut umum disusun secara tidak jelas, tidak lengkap, dan tidak cermat.Baca Juga:
"(Memohon agar hakim) menerima seluruh dalil-dalil dalam nota perlawanan Terdakwa dan advokat, menyatakan surat dakwaan Penuntut Umum disusun secara tidak jelas, tidak lengkap, dan tidak cermat, menyatakan untuk itu surat dakwaan Penuntut Umum harus dibatalkan atau setidak-tidaknya tidak dapat diterima," ujar Febrie.
Ia juga meminta agar berkas perkara dan barang bukti dikembalikan kepada jaksa penuntut umum serta dirinya segera dikeluarkan dari tahanan setelah putusan atas nota perlawanan dibacakan.
Dalam nota perlawanannya, Febrie mengungkit perjalanan kariernya selama sekitar 30 tahun di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia menyatakan tidak pernah meminta jabatan selama berkarier sebagai jaksa dan mengaku tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin.
Febrie juga menyinggung sejumlah perkara besar yang pernah ditanganinya ketika menjabat di Kejagung. Perkara-perkara tersebut antara lain dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina, tata niaga komoditas timah, fasilitas ekspor minyak kelapa sawit mentah atau CPO, PT Duta Palma Group, pengadaan pesawat Garuda Indonesia, serta penyediaan BTS 4G BAKTI Kominfo.
Selain itu, ia menyebut perkara importasi tekstil, importasi garam industri, serta dugaan korupsi terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional.
Febrie menggunakan rekam jejak penanganan perkara tersebut untuk mempertanyakan tuduhan yang kini dihadapinya.
"Saya hanya memohon agar dipertimbangkan pula beberapa jabatan strategis yang sudah saya tempuh dengan baik dan penyelesaian penanganan perkara-perkara tindak pidana korupsi skala besar yang telah inkrah. Dan semuanya tidak ada masalah. Dan apa mungkin menjelang pensiun saya melakukan korupsi dan pencucian uang?" ujarnya.
Pernyataan tersebut merupakan argumentasi Febrie dalam membela diri di persidangan. Penentuan bersalah atau tidaknya terdakwa tetap menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan bukti dan fakta hukum yang diperiksa.
Febrie juga mempersoalkan dakwaan yang menyebut dirinya melakukan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai Rp55 miliar melalui Ferry Yanto Hongkiriwang.
MEDAN Tempat belanja kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang diduga melakukan mark up harga bahan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat upaya pembinaan narapidana pengguna narkotika, psikotro
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus senior Partai Golkar Rully Chairul Azwar membahas peluang pengembangan bisnis pengolahan sampah di Indonesia. Pembahasan
NASIONAL
JAKARTA Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditetapkan sebagai bencana nasional semakin menguat. Sejumlah pihak, mulai dari
NASIONAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meminta majelis hakim membatalkan surat dakwaan
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui penandatanga
PENDIDIKAN
SAMARINDA Keberadaan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas&039ud di Singapura menjadi sorotan publik di tengah kebakaran hutan dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) berada pada kategori sedang hingga tidak sehat pada Rabu (14/10/2026). Ber
KESEHATAN
MEDAN Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofis
KESEHATAN
BATU BARA Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA La
NASIONAL