5 Ribu Buruh Bakal Geruduk DPR saat May Day 2026, Aparat Siagakan Puluhan Ribu Personel
JAKARTA Sekitar 5.000 buruh diperkirakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026
NASIONAL
LAMPUNG -Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung sedang melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi terkait kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di Jalan Purnawirawan, Gang Swadaya 3, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, pada Rabu (18/9) dini hari. Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, mengungkapkan bahwa saksi-saksi yang diperiksa merupakan pihak keluarga dan tetangga korban.
Menurut keterangan Hendrik, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, ketika seseorang melemparkan bom molotov ke rumah seorang wanita bernama Septiana, seorang janda yang tinggal bersama anaknya. “Kami telah mengumpulkan keterangan dari lima saksi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai insiden ini,” ujarnya kepada awak media.
Pihak kepolisian dari tim Inafis Polresta Bandar Lampung juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Barang bukti yang ditemukan berupa bekas bom molotov, dan kami telah melakukan foto-foto sebagai dokumentasi bukti tindak pidana pengrusakan,” tambah Hendrik.
Sementara itu, identitas pelaku pelemparan bom molotov masih dalam proses penyelidikan. “Saat ini kami masih menyelidiki, ada dugaan terhadap beberapa orang, namun belum bisa kami pastikan siapa pelakunya,” tegasnya.
Ketua RT 10 Lingkungan 1 Gunung Terang, Suparman, menyampaikan bahwa peristiwa pelemparan tersebut baru diketahui oleh korban saat pagi hari. “Warga saya ini melapor bahwa rumahnya dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, tapi baru diketahui ketika pagi saat membuka rumah,” kata Suparman.
Dia juga menambahkan bahwa bom molotov itu mengenai pintu depan rumah korban, yang terlihat hangus dan terdapat serpihan kaca dari botol di depan rumah. “Ada bekas-bekas kaca gitu di depan rumahnya, pintu depannya juga gosong. Ini jelas merupakan tindakan yang sangat merugikan dan mengganggu ketentraman masyarakat,” ujarnya.
Kepolisian berkomitmen untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku agar masyarakat merasa aman. Sementara itu, masyarakat sekitar diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib.
Kasus pelemparan bom molotov ini menambah daftar tindakan kriminal yang meresahkan di wilayah tersebut, dan diharapkan dapat segera teratasi melalui kerjasama antara warga dan kepolisian.(N/014)
JAKARTA Sekitar 5.000 buruh diperkirakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berulangnya kasus kekerasan anak di tempat penitipan anak (daycare). Ia menil
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas),
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan sepanjang perdagangan sepekan periode 2730 April 2026. Bursa Efek Indonesia
EKONOMI
JAKARTA Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai usulan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra terkait ambang batas parlemen berbasis jum
POLITIK
JAKARTA Usulan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra terkait ambang batas parlemen kembali menjadi sorotan. Partai Golkar menyebut gaga
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menagih realisasi janji pemerintah terkait pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah bersama Lembaga Pengkajian Pangan, Obatobatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) memperkuat upaya menj
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional dengan mendorong pembangunan 13 proyek strategis senilai sekitar Rp116 t
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan informasi yang beredar di media sosial terkait program patungan APBN untuk melunasi u
NASIONAL