45 SPPG di Sumut Disuspend BGN, Ini Daftar Lengkapnya!
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 45 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara. Penghent
NASIONAL
MEDAN -Kasus pembunuhan mengejutkan terjadi di Kota Medan, di mana seorang dosen berusia 57 tahun, Dr. TS, ditetapkan sebagai tersangka dalam kematian suaminya, RMS (61). Penetapan tersangka ini mencuat setelah dilakukan autopsi terhadap jenazah RMS yang dieksumasi dari makamnya di Sidikalang, Dairi, dan ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Menurut Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Alexander Piliang, awalnya pihaknya menerima laporan dari Rumah Sakit Advent Medan mengenai seorang korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, setelah melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan rumah sakit, tidak ditemukan bukti-bukti yang mendukung klaim tersebut. “Hasil penyelidikan kami menunjukkan tidak ada tanda-tanda kecelakaan lalu lintas. Ternyata mayat sudah dibawa ke Dairi untuk dimakamkan,” ungkap Alex.
Kecurigaan muncul ketika adik kandung RMS melihat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sebelum pemakaman. “Kami menemukan beberapa luka di tubuh korban, dan ini membuat kami meragukan penjelasan tentang kecelakaan,” tambah Alex. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi akhirnya memutuskan untuk melakukan ekshumasi jenazah RMS, yang mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa kematian tersebut tidak wajar.
Setelah serangkaian pemeriksaan, pihak kepolisian akhirnya menetapkan Dr. TS sebagai tersangka pembunuhan. Meskipun telah mengumpulkan sejumlah barang bukti yang mengarah pada keterlibatan TS, ia tetap membantah tuduhan tersebut. “Motifnya masih kami dalami karena pelaku belum mengakui perbuatannya,” jelas Alex. Di sisi lain, hasil otopsi menunjukkan adanya luka-luka di tubuh RMS, termasuk luka sobek di bawah mata, luka memar di bagian kepala, dan luka di alat kelamin.
Polisi kini menerapkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. “Kami memiliki bercak darah di lemari mereka, yang menjadi salah satu bukti kuat dalam kasus ini,” kata Kapolsek.
Di tengah proses penyelidikan, Dr. TS bersikeras tidak bersalah. Ia menegaskan bahwa ia telah merawat suaminya selama sakit dan bersumpah bahwa dirinya tidak terlibat dalam kematian RMS. “Saya sangat kecewa dengan tuduhan ini. Demi Tuhan yang Maha Esa, saya tidak membunuh,” ungkapnya. Ia juga mengharapkan keadilan dan menyerahkan proses hukum kepada penyidik.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan menunjukkan betapa rumitnya hubungan dalam sebuah rumah tangga. Dengan adanya bukti dan pernyataan saksi, banyak pihak menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini, yang kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.
Polisi berkomitmen untuk mengungkap kebenaran di balik kematian RMS dan menjamin bahwa setiap langkah hukum akan diambil sesuai prosedur. Sementara itu, Dr. TS tetap menghadapi ancaman hukuman yang berat jika terbukti bersalah. Kasus ini juga mengingatkan kita akan pentingnya keadilan dalam proses hukum, baik bagi korban maupun tersangka.
(N/014)
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 45 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara. Penghent
NASIONAL
SIMALUNGUN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun meminta pemerintah kecamatan hingga nagori dan kelurahan memp
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, pad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memaparkan visi dan misinya dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and p
EKONOMI
TANGERANG Sejumlah spanduk berisi penolakan terhadap rencana kedatangan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terpasang di sejumlah ti
POLITIK
DELI SERDANG Seorang remaja lakilaki berinisial MAH, 18 tahun, diamankan polisi setelah diduga menyekap dan mengancam ibu kandungnya di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan keempat yang diajukan Roy Suryo terhadap Polda Metr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengajak mantan Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi untuk bertarung secara
POLITIK
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi tidak memiliki h
POLITIK
BANDA ACEH Seorang pria berinisial MM, 20 tahun, diamankan polisi setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang mahasiswi di B
HUKUM DAN KRIMINAL