Putusan MK: Relawan hingga Keluarga Tak Bisa Laporkan Dugaan Penghinaan Presiden
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan dugaan tindak pidana penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden hanya dapat diproses se
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR –Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Armor Toreador, seorang tersangka yang diduga melakukan kekerasan terhadap istrinya, Cut Intan Nabila, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kebiasaan pribadi tersangka. Menurut informasi terbaru dari Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, terungkap bahwa Armor Toreador diketahui tidak hanya menonton video porno secara rutin tetapi juga memiliki lebih dari satu video porno di perangkatnya.
Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Jumat, Kapolres Rio Wahyu Anggoro mengonfirmasi bahwa selain kekerasan dalam rumah tangga, aspek pribadi dari tersangka Armor Toreador juga menjadi sorotan. “Yes, lebih dari satu, iya, Armor sering mengonsumsi video porno,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro saat ditanya mengenai kebiasaan konsumsi video porno tersangka.
Proses penyidikan kasus ini telah memasuki tahap lanjutan dengan pemeriksaan forensik pada perangkat elektronik milik Armor. “Saat ini, handphone (HP) milik Armor tengah dilakukan lab forensik untuk mengetahui pasti jumlah video porno yang sempat dihapus. Namun, tidak bisa disampaikan lebih detail karena masuk materi penyidikan,” jelasnya.
Menurut Kapolres, meskipun beberapa video mungkin telah dihapus, tim forensik memiliki kemampuan untuk mengakses file yang terhapus tersebut. Hasil dari pemeriksaan forensik ini akan diserahkan sebagai bagian dari bukti di pengadilan. “Jadi untuk HP tersangka sudah kita lakukan lab forensik, nanti hasilnya jumlahnya berapa akan kita hadirkan di sidang pengadilan. Jadi jumlahnya berapa meskipun sudah dihapus kita bisa mengangkat HP tersebut file-filenya, jumlahnya berapa kita akan hadirkan di pengadilan,” ungkap AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Kapolres menekankan bahwa detail lebih lanjut mengenai konten video porno yang ditemukan, termasuk apakah konten tersebut bersifat pribadi atau tidak, masih dalam tahap penyidikan dan tidak dapat dipublikasikan saat ini. “Itu materi dalam penyidikan, mohon maaf nanti akan kami hadirkan di persidangan,” tambahnya.
Kasus ini tidak hanya menyoroti tindak kekerasan yang dialami oleh Cut Intan Nabila tetapi juga membuka tabir mengenai kehidupan pribadi tersangka yang selama ini tidak banyak diketahui publik. Penyidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai semua aspek kasus ini dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan.
Dengan adanya pengungkapan ini, pihak kepolisian berkomitmen untuk melanjutkan proses penyidikan secara transparan dan adil. Publik diharapkan untuk menunggu hasil akhir dari penyidikan dan sidang pengadilan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai kasus ini.
(N/014)
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan dugaan tindak pidana penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden hanya dapat diproses se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI menerima usulan Presiden Prabowo Subianto terkait empat calon pejabat Bank Indonesia (BI). Usulan tersebut terdiri atas s
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali naik pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026.
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait transfer pricing PT To
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Prof Dr Ahmad Sihabudin M.SiDI TENGAH derasnya arus informasi, kita hidup pada sebuah zaman ketika kabar bergerak lebih cepat daripada
OPINI
JAKARTA Tabel KUR BRI 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhk
EKONOMI
JAKARTA Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen penting yang dinantikan umat Islam setiap tahun. Peringatan ini menjadi kese
AGAMA
Oleh Dahlan IskanKEMATIAN Winda dan Sutrimo terus menjadi polemik karena disangkutkan dengan penanganan kasus korupsi.Dibuat dengan AIWin
OPINI
MUSI BANYUASIN Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan Pabrik Kelapa Sawit milik KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra
EKONOMI
JAKARTA Polemik mengenai Patriot Bond dan Merah Putih Bond memasuki pembahasan yang lebih luas. Perdebatan tidak hanya menyangkut kemamp
EKONOMI