JAKARTA -Seorang pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berinisial LZ di Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami pengeroyokan oleh sekelompok pemotor dan teman-temannya setelah terjadi kesalahpahaman. Peristiwa kekerasan ini terjadi pada Sabtu dini hari, 10 Agustus 2024, dan melibatkan beberapa pelaku yang kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kejadian berawal saat LZ, yang bertugas di SPBU, meminta izin kepada temannya untuk beristirahat karena sudah melewati jam istirahat. LZ memberitahukan permintaannya tersebut dengan berkata, “tolong tutup dulu, saya mau istirahat.” Namun, permintaan ini ternyata ditanggapi kurang sopan oleh salah satu pelaku yang datang untuk mengisi bahan bakar. Pelaku menjawab, “kalau mau ngobrol di rumah,” sementara LZ menjawab dengan sopan, “sabar ya Pak.”
Setelah mengisi bensin, pelaku tiba-tiba melemparkan kunci motornya mengenai kepala LZ dan langsung memukuli korban. LZ, yang terkejut dan kesakitan, berlari menghindar dari serangan tersebut. Saksi di lokasi berusaha memisahkan, namun pelaku tetap mengejar dan memukul wajah LZ. Dalam kericuhan ini, saksi-saksi juga terlibat dalam upaya melerai dan melindungi korban.
Pelaku tidak berhenti di situ. Setelah meninggalkan SPBU untuk sementara, pelaku kembali bersama teman-temannya dan melakukan penganiayaan lebih lanjut. Mereka menyerang LZ yang saat itu sedang bersembunyi di ruang istirahat. Penganiayaan ini juga mengakibatkan pegawai SPBU lain turut menjadi korban. “Saat itu juga korban langsung lari dan sembunyi ke dalam ruangan istirahat. Tidak lama kemudian, polisi datang dan korban keluar untuk mengetahui bahwa saksi juga dikeroyok,” jelas Kombes Ade Ary.
Akibat pengeroyokan tersebut, LZ mengalami luka memar pada bagian wajahnya. Kini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Kombes Ade Ary menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku yang terbukti bersalah.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya keamanan di area SPBU dan perlunya tindakan preventif untuk mencegah kekerasan serupa. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menyelesaikan perselisihan secara damai, serta melaporkan setiap tindakan kekerasan kepada pihak berwajib.
(n/014)
Pegawai SPBU di Kemayoran Jakarta Jadi Korban Pengeroyokan, Diduga Akibat Kesalahpahaman?