PSI Buka Suara soal Laporan terhadap Jusuf Kalla: 1000 Persen Jokowi Tak Terlibat!
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
AS-Keluarga Kerajaan Belgia menyampaikan kekhawatiran serius atas masa depan pendidikan Putri Elisabeth, pewaris takhta Belgia, menyusul keputusan kontroversial pemerintahan Presiden Donald Trump yang mencabut izin pendaftaran mahasiswa asing di Harvard University.
Putri Elisabeth (23 tahun), yang tengah menempuh studi Magister Kebijakan Publik di universitas prestisius tersebut, kini menghadapi ketidakpastian terkait kelanjutan pendidikannya.
Kebijakan imigrasi terbaru dari Gedung Putih mengharuskan mahasiswa asing untuk pindah dari Harvard atau keluar dari Amerika Serikat – jika tidak, mereka akan dianggap tinggal secara ilegal.
"Kami menunggu situasi menjadi lebih stabil sebelum mengambil keputusan," ujar Xavier Baert, Direktur Komunikasi Kerajaan Belgia.
Lore Vandoorne, juru bicara istana, juga menegaskan bahwa Kerajaan Belgia memantau perkembangan kebijakan ini secara intensif dan belum akan mengambil langkah drastis hingga ada kejelasan.
Putri Kerajaan Hadapi Risiko Akademik
Putri Elisabeth sebelumnya menyelesaikan studi sarjana di Universitas Oxford, Inggris, dalam bidang sejarah dan politik. Ia diterima di Harvard untuk mengikuti program yang dirancang guna membentuk pemimpin global di sektor publik.
Namun, keputusan pemerintah AS pada 22 Mei 2025 menyebutkan bahwa Harvard kehilangan hak untuk menerima mahasiswa internasional baru, dan mahasiswa asing yang sedang belajar saat ini pun terkena dampaknya. Harvard mengecam kebijakan itu sebagai "ilegal dan bermotif politik", menyusul ketegangan antara universitas dan pemerintah terkait reformasi pendidikan tinggi.
Pertarungan Hukum Masih Berlanjut
Presiden Harvard Alan Garber mengungkapkan bahwa universitasnya telah menggugat kebijakan tersebut di pengadilan federal Boston. Ia menilai kebijakan itu sebagai bentuk pembalasan politik yang membahayakan prinsip kebebasan akademik.
"Kami tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman terhadap kebebasan akademik dan integritas global kami," tegas Garber.
Seorang hakim federal telah memblokir sementara keputusan Trump, namun ketidakpastian tetap menyelimuti masa depan ribuan mahasiswa asing di AS. Pemerintahan Trump masih memiliki peluang untuk mengajukan banding, yang membuat konflik hukum ini berpotensi berlangsung panjang.
Kebijakan ini juga memicu reaksi keras dari berbagai negara, termasuk China, yang menyebut keputusan tersebut sebagai diskriminatif dan merusak hubungan pendidikan global.
Sementara itu, nasib pendidikan Putri Elisabeth kini menjadi sorotan dunia, seiring dengan meningkatnya ketegangan antara dunia akademik dan kebijakan imigrasi pemerintah AS.*
(bs/j006)
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
JAKARTA Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi masyarakat yang berhak menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ata
NASIONAL
JAKARTA PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan perdagangan 1317 Apri
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mempertanyakan mengapa isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo menjadi persoalan yang
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyebut Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu rujuk
NASIONAL
JAKARTA Polemik sengketa lahan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali memanas setelah kedua pihak yang berkonflik samasama mengkl
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Selat Malaka yang sebelumnya rama
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Medan dalam pertemuan dengan Komando
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada para Ketua DPRD seIndonesia dalam kegiatan retret yang digelar di Akademi
NASIONAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang menimpa nas
HUKUM DAN KRIMINAL