KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soerjoso
HUKUM DAN KRIMINAL
bitvonline.com-Hubungan antara Elon Musk dan mantan sekutunya, Presiden Donald Trump, tampaknya benar-benar retak. Setelah mundur dari pemerintahan Trump, Musk kini secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap pemakzulan sang presiden.
Hal ini mencuat setelah Musk menanggapi unggahan pengguna platform X (dulu Twitter) @stillgray yang menyatakan, "Siapa yang menang antara Presiden vs Elon? Saya bertaruh (yang menang) Elon." Tak hanya itu, pengguna tersebut juga mengusulkan agar Trump dimakzulkan dan digantikan oleh Wakil Presiden JD Vance.
Menariknya, Musk dengan singkat namun tegas membalas unggahan tersebut dengan satu kata: "Yes."
Pernyataan ini sontak memanaskan hubungan Musk-Trump yang sebelumnya dikenal cukup dekat, terutama saat Musk sempat masuk dalam lingkaran penasihat kebijakan teknologi pada masa awal pemerintahan Trump.
Presiden Donald Trump sendiri tak tinggal diam. Dalam wawancara dengan wartawan di Oval Office, Gedung Putih, Trump mengaku kecewa terhadap Musk yang dianggapnya berbalik arah.
"Hubungan saya dan Elon sempat bagus. Saya tidak tahu apakah hubungan itu bisa dipertahankan. Saya terkejut," ujar Trump.
Trump menambahkan bahwa Musk semestinya memahami berbagai diskusi internal dalam pemerintahan karena sempat menjadi bagian darinya. Namun kini, katanya, Musk justru menentang kebijakan-kebijakan tersebut.
Pertikaian ini menjadi sorotan besar mengingat posisi keduanya yang sangat berpengaruh, baik dalam bidang politik maupun teknologi. Keduanya kini berada di sisi berlawanan, dengan Trump berusaha mempertahankan kursi kepresidenannya dan Musk yang semakin vokal menentangnya.
Meskipun belum ada pernyataan lanjutan dari Musk selain balasan "Yes", namun publik menganggap hal itu sebagai sinyal kuat bahwa bos Tesla dan SpaceX tersebut tak lagi mendukung agenda politik Trump.
Situasi ini menambah ketegangan dalam dinamika politik Amerika Serikat yang tengah memasuki tahun pemilu panas menjelang Pilpres 2026.*
(gn/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soerjoso
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Samsung mulai menyingkap rencana menghadirkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diberi julukan Galaxy Glasses.
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Produsen smartphone asal China, Oppo, secara resmi mengumumkan bahwa ponsel lipat terbarunya, Oppo Find N6, akan diluncurkan di
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (10/3/2026), bersamaan dengan pelemahan dolar AS. Berdasarkan data Bloom
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (10/3/2026) dibuka menguat signifikan. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG terca
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menggelar Safari Ramadan dengan menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kemakmuran masj
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat syiar agama dalam agenda Safa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling mulia dalam Islam yang terjadi pada bulan Ramadan. Umat Islam dianjurkan
AGAMA
OlehWihadi Wijanto.MENANGGAPI berbagai isu yang berkembang di ruang publik saat ini, terutama mengenai Kebijakan Alokasi Anggaran Pendidika
OPINI
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman meski situasi geopolitik dunia
EKONOMI